Kamis, 14 Mei 2026
TERKAIT KEBIJAKAN PENURUNAN BIAYA HAJI 2026

BEM Seluruh Indonesia Apresiasi Kinerja Kementrian Haji dan Umroh

Administrator - Jumat, 31 Oktober 2025 23:23 WIB
BEM Seluruh Indonesia Apresiasi Kinerja Kementrian Haji dan Umroh
Ist
Muzammil Ihsan, Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia mengapresiasi langkah cepat dan keberpihakan Kementerian Haji dan Umrah yang baru saja dibentuk namun sudah menunjukkan kebijakan progresif bagi masyarakat.

POSMETRO MEDAN,Jakarta — Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia atas langkah progresif dalam menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1447 H/2026 M yang mengalami penurunan rata-rata sebesar Rp 2 juta per calon jemaah haji.

Penurunan biaya ini menjadikan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang ditanggung jemaah hanya sebesar Rp 54.194.366, sementara sisanya disubsidi melalui nilai manfaat hasil pengelolaan dana haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Kebijakan ini menunjukkan upaya nyata pemerintah dalam memastikan penyelenggaraan ibadah haji yang lebih efisien, transparan, dan berpihak kepada rakyat.

"Kami mengapresiasi langkah cepat dan keberpihakan Kementerian Haji dan Umrah yang baru saja dibentuk namun sudah menunjukkan kebijakan progresif bagi masyarakat. Penurunan biaya haji ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memudahkan umat Islam untuk menunaikan rukun Islam kelima," ujar Muzammil Ihsan, Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia.

Baca Juga:

Muzammil menilai, kebijakan ini sejalan dengan semangat pemerataan akses ibadah dan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkeadilan.

"Kami mendukung penuh program haji yang lebih mudah, transparan, dan terjangkau, agar seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai lapisan ekonomi dapat merasakan kesempatan yang sama untuk berangkat ke Tanah Suci," tambah Muzammil.

Baca Juga:

BEM SI juga berharap agar langkah progresif ini terus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan, efisiensi pengelolaan dana haji, dan transparansi dalam setiap proses penyelenggaraan ibadah haji.

Langkah awal yang baik ini harus menjadi tradisi baru dalam tata kelola pelayanan keagamaan yang berpihak kepada rakyat.(rez)

Editor
: Salamuddin Tandang
Tags
beritaTerkait
Pelaku Amati TKP Naik Sepeda Motor, Jual Perhiasan Ke Beberapa Toko
Diduga Jual Nama APH, Sosok Berinisial "Mbeng" Kuasai Proyek Meubelair Puluhan Miliar di Disdik Sumut
Rumah Zakat  Salurkan Kado Lebaran Yatim untuk 15 Siswa SMP Al Washliyah 8 Medan
Rico Waas Buka Peluang Kolaborasi Global, UNDP Siap Dukung Pengelolaan Sampah Dan Digitalisasi
Rico Waas Ajak Australia Investasi dan Perkuat Kerja Sama Pendidikan
Ketua DPD Partai Hanura Sumut Tekankan Pentingnya Peran Media Untuk Pembangunan
komentar
beritaTerbaru