Lundu Tobing: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Prestasi Generasi Muda
TORNADO&rsquoS CLUB TARUTUNG MERIAHKAN HUT KE81 RI.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkap fakta mengejutkan di balik kasus pembunuhan sadis terhadap Faizah Soraya yang dilakukan oleh anak kandungnya, Al. Usai rekonstruksi perkara, KPAI menegaskan bahwa peristiwa ini masuk dalam kategori parisida, yakni pembunuhan orangtua oleh anak.
Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini, menyebut bahwa kasus ini bukan sekadar tindakan spontan membela anggota keluarga, melainkan dipicu akumulasi emosi dan luka batin yang lama terpendam.
"Kejadian ini adalah parisida, di mana korban adalah orangtua dan pelakunya anak. Ini fenomena serius yang tidak berdiri sendiri," ujar Diyah dalam tayangan YouTube tvOne News, Rabu (17/12/2025).
Baca Juga:
Bukan Sekadar Bela Kakak
Di awal penyelidikan, motif pembunuhan diduga karena Al kesal melihat kakaknya dimarahi korban pada Selasa malam sebelum kejadian. Namun, hasil pendalaman KPAI mengungkap fakta lebih dalam.
Baca Juga:
Menurut Diyah, Al mengaku tidak hanya membela kakaknya, tetapi juga membela ayahnya yang kerap menjadi sasaran kemarahan korban.
"Anak ini merasa tidak nyaman dengan perilaku ibunya yang sering marah-marah, terutama kepada kakaknya dan ayahnya. Itu yang membentuk sakit hati," jelas Diyah.
Pengakuan tersebut disampaikan Al kepada KPAD Medan dan KPAI sebelum pelaksanaan rekonstruksi.
Dendam dan Sakit Hati Jadi Motif Utama
KPAI menilai bahwa motif utama pembunuhan adalah dendam dan sakit hati yang terakumulasi. Al mengaku menyimpan kemarahan terhadap sikap sang ibu yang disebut temperamental dan kerap meluapkan emosi di rumah.
"Motif utamanya mengarah pada dendam atau sakit hati. Informasi yang kami peroleh, korban memang sering temperamen," ungkap Diyah.
Kondisi tersebut, menurut KPAI, menciptakan tekanan psikologis yang tidak mampu dikelola oleh pelaku.
Ledakan Emosi Anak yang Tak Terkelola
KPAI menganalisis bahwa pemicu utama tindakan parisida ini adalah kegagalan pelaku dalam meregulasi emosi. Al berada dalam konflik batin antara keinginan membela dan ketidakmampuan menerima situasi keluarga yang ia anggap tidak adil.
"Emosional ini muncul karena anak belum mampu mengelola perasaannya. Ada kebingungan batin, protes yang tidak tersalurkan, hingga akhirnya meledak," terang Diyah.
Fenomena Berulang, Bukan Kasus Tunggal
KPAI menegaskan bahwa kasus ini bukan yang pertama. Beberapa bulan sebelumnya, peristiwa serupa terjadi di Jakarta Selatan, di mana seorang anak membunuh ayah dan neneknya.
"Kami pernah menangani kasus serupa di Jaksel. Pelakunya juga tampak ceria, normal seperti anak lain. Jadi ini peringatan keras bahwa parisida bisa terjadi di keluarga mana pun," kata Diyah.
Faktor Pemicu Parisida
KPAI mencatat sedikitnya empat faktor utama yang kerap melatarbelakangi kasus anak membunuh orangtua:
1. Ketidakstabilan emosi anak
2. Tekanan ekonomi
3. Minimnya dukungan sosial
4. Pola pengasuhan yang bermasalah
Kasus Faizah Soraya menjadi potret kelam kegagalan sistem perlindungan keluarga dan pengasuhan, yang berujung pada tragedi tak terbayangkan: seorang anak menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri.( Rel)
TORNADO&rsquoS CLUB TARUTUNG MERIAHKAN HUT KE81 RI.
Sumut 4 jam lalu
Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Hadiri Upacara HUT ke81 RI di Lapangan Astaka.
Medan 6 jam lalu
Upacara HUT ke81 Kemerdekaan RI Di Polda Sumut Berlangsung Khidmat.
Medan 6 jam lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Suasana haru menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat di Jalan Juang 45, Kecamatan Ran
Sumut 6 jam lalu
Kapolrestabes Medan Hadiri Upacara Peringatan HUT ke81 RI di Lapangan Merdeka.
Medan 6 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Ribuan masyarakat Kelurahan Bakti Karya , Kecamatan Binjai Selatan padati lapangan sepakbola Bakti Karya dalam ra
Sumut 6 jam lalu
Bongkar Rumah Tetangga, Pria Ini Gol di Polsek Medan Kota.
Kriminal 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, MEDAN Pengadilan Negeri (PN) Medan memperingati HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Upacara dige
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan Upacara Peringatan Dirgahayu ke81 Republi
Medan 7 jam lalu
Pemko Binjai Klarifikasi Video Viral, Perbaikan Jalan Alpukat Raya Dianggarkan Rp780 Juta.
Viral 10 jam lalu