Minggu, 27 September 2026

Isak Tangis Warnai Pelepasan Guru Relawan di Sekumur: "Jangan Pergi, Bu Guru..."

Evi Tanjung - Selasa, 30 Desember 2025 19:35 WIB
Isak Tangis Warnai Pelepasan Guru Relawan di Sekumur: "Jangan Pergi, Bu Guru..."
Ist
" Jangan pergi, Bu guru ...,"

POSMETRO MEDAN,Aceh Tamiang – Desa Sekumur, sebuah wilayah yang masih berjuang pulih dari terjangan banjir bandang di Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, mendadak riuh oleh isak tangis pada Selasa (30/12/2025). Bukan karena air bah yang kembali datang, melainkan karena perpisahan emosional antara puluhan anak-anak penyintas dengan para guru relawan.

Baca Juga:

​Para pengajar muda dari kolaborasi Pandawa Kayak dan Medan Lawyers FC tersebut harus berpamitan setelah menuntaskan misi kemanusiaan mereka selama satu pekan terakhir. Sejak Kamis (25/12/2025), kehadiran mereka menjadi oase di tengah trauma bencana yang melanda desa tersebut

​Pulihkan Trauma Lewat Pendidikan

Baca Juga:

​Selama tujuh hari, para relawan tidak hanya memberikan pelajaran formal seperti Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Matematika, tetapi juga fokus pada program trauma healing.

Agum, Ketua Tim Relawan, menjelaskan bahwa sistem rotasi mingguan ini diterapkan agar bantuan tenaga pendidik tetap berkelanjutan tanpa memutus semangat belajar anak-anak.

​"Guru-guru yang kami rekrut memiliki keahlian khusus, mulai dari akademisi hingga guru khusus bermain.Mereka bertugas memulihkan psikis anak-anak agar tidak larut dalam duka pascabencana," ujar Agum di sela-sela momen perpisahan.

​Momen Perpisahan yang Mengharukan

​Meski hanya sepekan, ikatan emosional yang terbangun tampak begitu kuat.

Tags
beritaTerkait
Bawa Sabu Dari Malaysia, Warga Aceh Tamiang Terciduk di Ringroad
Dinas SDABMBK Bersama Kecamatan Dan DLH Perkuat Penanganan Lingkungan
Rico Waas Tegaskan Komitmen Pemerataan
Turun langsung ke Belawan–Marelan, Wali Kota Medan Gaspol Bersih-bersih dan Serap Aspirasi Warga
Rumah Zakat Berikan Bantuan Modal Usaha, pada Pedagang UMKM Batubara
Rumah Zakat Salurkan Modal Usaha untuk Ibu Yani
komentar
beritaTerbaru