Minggu, 27 September 2026

Isak Tangis Warnai Pelepasan Guru Relawan di Sekumur: "Jangan Pergi, Bu Guru..."

Evi Tanjung - Selasa, 30 Desember 2025 19:35 WIB
Isak Tangis Warnai Pelepasan Guru Relawan di Sekumur: "Jangan Pergi, Bu Guru..."
Ist
" Jangan pergi, Bu guru ...,"

Pantauan di lokasi menunjukkan anak-anak Desa Sekumur memeluk erat para relawan, seolah enggan melepaskan sosok yang telah mengembalikan keceriaan mereka.

.

Baca Juga:

​"Jangan pergi, Bu Guru," teriak salah satu bocah sembari terisak di pelukan relawan.

Suasana kian haru saat para orang tua korban banjir ikut meneteskan air mata, menyaksikan betapa besarnya dampak kehadiran para pemuda tersebut bagi mentalitas anak-anak mereka.

Baca Juga:

​Tongkat Estafet Pengabdian

​Walau tim pertama harus kembali ke daerah asal, misi kemanusiaan di Desa Sekumur dipastikan tidak berhenti. Tim relawan baru telah disiapkan untuk melanjutkan tongkat estafet pendampingan psikososial dan pendidikan.

​Kepergian tim pertama ini meninggalkan memori mendalam sekaligus harapan baru. Bagi warga Sekumur, para guru relawan bukan sekadar pengajar, melainkan simbol kepedulian yang membantu mereka bangkit dari reruntuhan duka banjir bandang.( Red)

Tags
beritaTerkait
Bawa Sabu Dari Malaysia, Warga Aceh Tamiang Terciduk di Ringroad
Dinas SDABMBK Bersama Kecamatan Dan DLH Perkuat Penanganan Lingkungan
Rico Waas Tegaskan Komitmen Pemerataan
Turun langsung ke Belawan–Marelan, Wali Kota Medan Gaspol Bersih-bersih dan Serap Aspirasi Warga
Rumah Zakat Berikan Bantuan Modal Usaha, pada Pedagang UMKM Batubara
Rumah Zakat Salurkan Modal Usaha untuk Ibu Yani
komentar
beritaTerbaru