Rabu, 12 Agustus 2026

Isak Tangis Warnai Pelepasan Guru Relawan di Sekumur: "Jangan Pergi, Bu Guru..."

Evi Tanjung - Selasa, 30 Desember 2025 19:35 WIB
Isak Tangis Warnai Pelepasan Guru Relawan di Sekumur: "Jangan Pergi, Bu Guru..."
Ist
" Jangan pergi, Bu guru ...,"

Pantauan di lokasi menunjukkan anak-anak Desa Sekumur memeluk erat para relawan, seolah enggan melepaskan sosok yang telah mengembalikan keceriaan mereka.

.

Baca Juga:

​"Jangan pergi, Bu Guru," teriak salah satu bocah sembari terisak di pelukan relawan.

Suasana kian haru saat para orang tua korban banjir ikut meneteskan air mata, menyaksikan betapa besarnya dampak kehadiran para pemuda tersebut bagi mentalitas anak-anak mereka.

Baca Juga:

​Tongkat Estafet Pengabdian

​Walau tim pertama harus kembali ke daerah asal, misi kemanusiaan di Desa Sekumur dipastikan tidak berhenti. Tim relawan baru telah disiapkan untuk melanjutkan tongkat estafet pendampingan psikososial dan pendidikan.

​Kepergian tim pertama ini meninggalkan memori mendalam sekaligus harapan baru. Bagi warga Sekumur, para guru relawan bukan sekadar pengajar, melainkan simbol kepedulian yang membantu mereka bangkit dari reruntuhan duka banjir bandang.( Red)

Tags
beritaTerkait
Rumah Zakat Salurkan Modal Usaha untuk Ibu Yani
Presenter TVRI Hilang Terseret Arus Sungai Memti Ditemukan tak Bernyawa di Pegunungan Arfak
Pemko Medan Soal Rumah Kardus di Bantaran Sungai Deli, Penghuninya Ternyata Miliki Rumah di Medan Marelan
Sudahlah Miskin Kompresor Untuk Cari Makan pun Digasak Maling
Geger! Pria Lajang 52 Tahun Ditemukan Tewas di Dalam Ruko, Cuma Pakai Celana Dalam
Komisi VI DPR RI Tinjau Huntara Aceh Tamiang dan Jalan Tol Binjai–Langsa
komentar
beritaTerbaru