Kamis, 30 Juli 2026

Ledakan di Bar Mewah Crans-Montana Saat Malam Tahun Baru, Puluhan Tewas Terpanggang

Faliruddin Lubis - Kamis, 01 Januari 2026 21:24 WIB
Ledakan di Bar Mewah Crans-Montana Saat Malam Tahun Baru, Puluhan Tewas Terpanggang
Twitter@MarioNawfal
Pesta Tahun Baru di resor ski Crans-Montana, Swiss, berubah jadi horor.

POSMETRO MEDAN, Swiss- Pesta pora menyambut Tahun Baru 2026 di resor ski elit Crans-Montana, Swiss, berakhir dengan duka mendalam. Sebuah ledakan hebat meluluhlantakkan Bar Le Constellation pada Kamis (1/1/2026) dini hari, menyisakan puing-puing hangus dan puluhan nyawa yang melayang.

Insiden maut ini terjadi sekitar pukul 01.30 waktu setempat, saat bar yang menjadi magnet kaum jetset itu tengah dipadati pengunjung. Musik yang berdentum dan aliran sampanye seketika berganti dengan jeritan histeris dan kobaran api yang membubung tinggi ke langit musim dingin.

"Puluhan orang diduga meninggal dunia," tegas Frederic Gisler, Komandan Polisi Kanton Wallis, dengan nada berat saat memberikan keterangan kepada pers.

Baca Juga:

Data sementara mencatat sekitar 100 orang mengalami luka-luka, dengan banyak di antaranya menderita luka bakar serius. Kondisi ini membuat fasilitas medis di wilayah Wallis kewalahan.

Baca Juga:

Status darurat segera ditetapkan karena rumah sakit setempat telah penuh sesak, memaksa tim penyelamat mengevakuasi korban ke berbagai rumah sakit di seluruh pelosok Swiss menggunakan armada ambulans dan helikopter.

Seorang saksi mata, wisatawan asal New York, sempat merekam detik-detik mencekam saat lidah api berwarna jingga terang menyembur keluar dari jendela bar. "Orang-orang berlarian dalam kegelapan sambil berteriak. Benar-benar kacau," tuturnya kepada AFP.

Hingga saat ini, otoritas Swiss masih menutup rapat area kejadian dan memberlakukan zona larangan terbang di atas Crans-Montana. Dugaan awal dari media lokal menyebutkan bahwa petaka ini dipicu oleh penggunaan piroteknik atau kembang api di dalam ruangan saat konser berlangsung.

Meski ledakan yang terjadi sangat masif, pihak kepolisian menegaskan hingga saat ini tidak ada indikasi bahwa insiden tersebut merupakan serangan teroris.

"Bau hangus masih menyengat di udara, dan penyelidikan teknis terus dilakukan untuk memastikan sumber ledakan," tambah laporan media setempat.

Bar Le Constellation sendiri dikenal memiliki kapasitas hingga 340 orang termasuk area teras. Mengingat statusnya sebagai destinasi internasional, korban dipastikan berasal dari berbagai kewarganegaraan. Kementerian Luar Negeri Prancis telah mengonfirmasi sedikitnya dua warga negara mereka ikut menjadi korban luka dalam tragedi ini.

Tags
beritaTerkait
Pemindahan Akses Keluar Pintu Tol Pekanbaru Dimulai 30 Juli 2026, Hutama Karya Imbau Pengguna Jalan Ikuti Rambu dan Arahan Petugas
Presenter TVRI Hilang Terseret Arus Sungai Memti Ditemukan tak Bernyawa di Pegunungan Arfak
Korban Sudah 13 Orang Tewas, Operasi Penyelamatan Masih Berlangsung
Gempa 7,1 M Guncang Jepang , 1 Orang Tewas 50 Terluka
Polsek Binjai Kembali Grebek Sarang Narkoba di Tandem Hilir
RSUD Tarutung Perkuat Disiplin, Edukasi Kesehatan, dan Kesiapan Akreditasi Demi Tingkatkan Mutu Pelayanan
komentar
beritaTerbaru