Rabu, 11 Februari 2026

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang 2-8 Januari 2026

Faliruddin Lubis - Jumat, 02 Januari 2026 15:11 WIB
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang 2-8 Januari 2026
Detik
Hujan angin kencang,

POSMETRO MEDAN,Jakarta- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca signifikan pada awal Januari 2026.

Kombinasi sejumlah gangguan atmosfer diperkirakan akan meningkatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, serta gelombang tinggi di berbagai wilayah Indonesia selama periode 2–8 Januari 2026.

Berdasarkan pemantauan BMKG pada 29–31 Desember 2025, hujan lebat hingga sangat lebat telah terjadi di sejumlah daerah.

Baca Juga:

''Curah hujan tinggi tercatat di Ketapang, Kalimantan Barat (86,2 mm/hari), Kepulauan Bangka Belitung (95,8 mm/hari), Bogor, Jawa Barat (99,0 mm/hari), Sambas, Kalimantan Barat (123,6 mm/hari), serta Toraja, Sulawesi Selatan (100,2 mm/hari),'' tulis BMKG dalam keterangannya, Jumat (2/1/2026).

BMKG juga memantau keberadaan Siklon Tropis IGGY pada 1 Januari 2025 pukul 13.00 WIB. Siklon Tropis IGGY di Samudera Hindia selatan Jawa terpantau mengalami penguatan, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 40 knots dan bergerak ke arah tenggara menjauhi wilayah Indonesia.

Baca Juga:

"Meski demikian, sistem ini masih berpotensi menimbulkan dampak tidak langsung berupa peningkatan hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di beberapa wilayah Indonesia,"ujar BMKG.

Selain itu, tinggi gelombang laut kategori tinggi (2,5–4,0 meter) diprakirakan terjadi di Samudera Hindia barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Timur, serta perairan selatan Bali hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

BMKG menjelaskan bahwa dinamika atmosfer sepekan ke depan juga dipengaruhi oleh sirkulasi siklonik di Kalimantan Utara yang memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi angin.

Kondisi ini, ditambah suhu muka laut yang hangat dan aktifnya fenomena MJO, Gelombang Kelvin, serta Gelombang Rossby Ekuator, mendukung pertumbuhan awan konvektif di banyak wilayah Indonesia.

Dari skala global, fenomena La Niña lemah dan penguatan seruakan udara dingin (cold surge) dari Asia turut berkontribusi terhadap peningkatan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.

Tags
beritaTerkait
Cek Prakiraan Cuaca Kota Medan Selasa 10 Februari 2026
Sukseskan  Green Dharma, Pembimas Hindu  Lepaskan  Satwa dan Tanam Pohon
Cek Prakiraan Cuaca Kota Medan Minggu 8 Februari 2026
Baznas Launching Lumbung Pangan Padi, Perkuat Ketahanan Pangan di Sumut
Cek Info Cuaca di Sumut Kamis 5 Februari 2026
Pesan Kakanwil Ditjenpas Sumut kepada Pengamanan Rutan I Medan, Life Is Choice...
komentar
beritaTerbaru