Kamis, 14 Mei 2026

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang 2-8 Januari 2026

Faliruddin Lubis - Jumat, 02 Januari 2026 15:11 WIB
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang 2-8 Januari 2026
Detik
Hujan angin kencang,

POSMETRO MEDAN,Jakarta- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca signifikan pada awal Januari 2026.

Kombinasi sejumlah gangguan atmosfer diperkirakan akan meningkatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, serta gelombang tinggi di berbagai wilayah Indonesia selama periode 2–8 Januari 2026.

Berdasarkan pemantauan BMKG pada 29–31 Desember 2025, hujan lebat hingga sangat lebat telah terjadi di sejumlah daerah.

Baca Juga:

''Curah hujan tinggi tercatat di Ketapang, Kalimantan Barat (86,2 mm/hari), Kepulauan Bangka Belitung (95,8 mm/hari), Bogor, Jawa Barat (99,0 mm/hari), Sambas, Kalimantan Barat (123,6 mm/hari), serta Toraja, Sulawesi Selatan (100,2 mm/hari),'' tulis BMKG dalam keterangannya, Jumat (2/1/2026).

BMKG juga memantau keberadaan Siklon Tropis IGGY pada 1 Januari 2025 pukul 13.00 WIB. Siklon Tropis IGGY di Samudera Hindia selatan Jawa terpantau mengalami penguatan, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 40 knots dan bergerak ke arah tenggara menjauhi wilayah Indonesia.

Baca Juga:

"Meski demikian, sistem ini masih berpotensi menimbulkan dampak tidak langsung berupa peningkatan hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di beberapa wilayah Indonesia,"ujar BMKG.

Selain itu, tinggi gelombang laut kategori tinggi (2,5–4,0 meter) diprakirakan terjadi di Samudera Hindia barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Timur, serta perairan selatan Bali hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

BMKG menjelaskan bahwa dinamika atmosfer sepekan ke depan juga dipengaruhi oleh sirkulasi siklonik di Kalimantan Utara yang memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi angin.

Kondisi ini, ditambah suhu muka laut yang hangat dan aktifnya fenomena MJO, Gelombang Kelvin, serta Gelombang Rossby Ekuator, mendukung pertumbuhan awan konvektif di banyak wilayah Indonesia.

Dari skala global, fenomena La Niña lemah dan penguatan seruakan udara dingin (cold surge) dari Asia turut berkontribusi terhadap peningkatan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.

Tags
beritaTerkait
Pelantikan Pengurus FORWAKA Medan: Ketua Forwaka Sumut  Irfandi Berharap Perkuat Sinergi Pers dan Aparat Penegak Hukum
Panitia PMBM MTsN 2 Madina Pastikan Seleksi Transparan dan Sesuai Regulasi
Cek di Sini, Prakiraan Cuaca Kota Medan, Selasa 12 Mei 2026, Amplas Hujan Sedang!
Awas Hujan Sedang! Nih Prakiraan Cuaca Kota Medan, Senin 11 Mei 2026
Profil Kombes Firman Darmansyah, Arsitek Tilang Canggih yang Kini Mengatur Denyut Jalanan Ibu Kota
Airin Rico Waas : Cetak Talenta Digital Untuk Indonesia Emas 2045
komentar
beritaTerbaru