Tak berhenti di situ, Trump kembali memuji Prabowo sebagai pemimpin yang bukan hanya tangguh, tetapi juga cerdas.
"Lihatlah, lihat dia (Prabowo), lihat betapa tangguhnya dia, menurutmu mudah berurusan dengannya? Lihatlah wajahnya, dia orang yang tangguh, dan kita bilang kita butuh kekuatan, dan dia tidak keberatan, dia tangguh, dan dia cerdas, dan kecerdasan lebih penting," ujar dia.
Baca Juga:
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo turut mengapresiasi inisiatif Trump membentuk Board of Peace. Ia menyatakan Indonesia mendukung penuh visi perdamaian yang diusung.
"Sejak hari pertama kami mempelajari rencana 20 poin Presiden Trump, Indonesia sepenuhnya setuju dan berkomitmen penuh terhadap rencana ini, dan itulah mengapa kami bergabung dengan Dewan Perdamaian," kata Prabowo di forum tersebut.
Baca Juga:
"Kami berkomitmen untuk mencapai keberhasilan. Kami tahu akan ada banyak rintangan, akan ada banyak kesulitan, tetapi kami sangat optimis dengan kepemimpinan Presiden Trump, visi perdamaian sejati ini akan tercapai," lanjut Prabowo.
Respons Prabowo Dipuji Trump
Secara terpisah, saat memberikan keterangan pers setelah pertemuan, Prabowo menanggapi santai pujian yang disampaikan Trump. Sambil tertawa, ia menyebut pernyataan tersebut sebagai candaan.
"Nggak, bercanda itu ah, ha-ha-ha...," ujar Prabowo singkat seusai KTT BoP di Washington DC, AS, Kamis (19/2/2026) waktu setempat, dikutip YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia untuk mengirimkan 8.000 prajurit TNI guna bergabung dengan Pasukan Stabilisasi Internasional atau Stabilization Force (ISF) di Gaza, Palestina. Bahkan, jumlah tersebut bisa ditambah bila diperlukan.
"Gencatan senjata (di Gaza) merupakan capaian yang riil terjadi. Kami memuji capaian ini dan untuk itu kami menegaskan kembali komitmen untuk berkontribusi mengirimkan prajurit kami dalam jumlah yang signifikan sebanyak 8.000, bahkan bisa lebih jika dibutuhkan," kata Prabowo saat berbicara dalam KTT Board of Peace.
Tags
beritaTerkait
komentar