Skandal Perselingkuhan Istri Prajurit dengan 13 Anggota TNI, Wanita Menggoda Duluan
Faktafakta Skandal Perselingkuhan Istri Prajurit dengan 13 Anggota TNI, Wanita Menggoda Duluan
Peristiwa 22 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Iran-Iran telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait kabar kematian Ali Khamenei dalam seranganIsrael dan Amerika Serikat. Pemimpin Tertinggi Iran itu telah terkonfirmasi tewas.
Serangan AS dan Israel di Iran terjadi pada Sabtu (28/2). Kubu AS dan Israel telah mengatakan Khamenei juga tewas dalam serang di Teheran.
Putra mahkota atau keturunan shah terakhir Iran, Reza Pahlavi, yang diasingkan dan putrinya yang tinggal di Los Angeles, Amerika Serikat, buka suara usai kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Mereka menganggap meminta rakyat Iran bersiap.
Baca Juga:
Dilansir New York Post dan dilihat dari akun X resmi Reza Pahlavi, Minggu (1/3/2026), Pahlavi yang telah tinggal di AS sejak revolusi 1979 bereaksi terhadap laporan Khamenei telah tewas setelah serangan udara AS dan Israel terhadap Iran.
"Zahhak yang haus darah (raja jahat dalam mitologi Iran) di zaman kita, pembunuh puluhan ribu putra dan putri Iran yang paling berani, telah dihapus dari halaman sejarah. Dengan kematiannya, Republik Islam secara efektif telah berakhir dan akan segera dibuang ke tong sampah sejarah," tulisnya di X.
Baca Juga:
Pahlavi mengatakan setiap upaya rezim untuk menunjuk pengganti Khamenei 'pasti gagal'. Dia mengatakan mereka tidak akan memiliki legitimasi dan terlibat dalam kejahatan rezim ini.
Putra mahkota yang diasingkan itu juga memperingatkan militer, keamanan, dan kepolisian di dalam negeri Iran untuk tidak mendukung rezim. Dia menyebut aparat di Iran harus bergabung dengan rakyat untuk membantu memastikan transisi Iran yang stabil menuju masa depan yang bebas dan makmur.
Dia mengatakan kematian tersebut menandai 'perayaan nasional besar' Iran. Dia mengajak warga Iran siap siaga.
"Waktu untuk kehadiran besar-besaran dan tegas di jalanan sudah sangat dekat. Bersama-sama, bersatu dan teguh, kita akan mengamankan kemenangan akhir, dan kita akan merayakan kemerdekaan Iran di seluruh tanah air kita yang diciptakan oleh Ahura. Hidup Iran!" tulisnya.
Sebagai informasi, Khamenei mengambil alih kepemimpinan di Iran pada tahun 1989, setelah kematian Ayatollah Ruhollah Khomeini, pemimpin karismatik yang telah memimpin revolusi Islam satu dekade sebelumnya. Meskipun Khomeini adalah kekuatan ideologis di balik revolusi yang mengakhiri kekuasaan monarki Pahlavi,
Faktafakta Skandal Perselingkuhan Istri Prajurit dengan 13 Anggota TNI, Wanita Menggoda Duluan
Peristiwa 22 menit lalu
Perjalanan Cinta Muzdalifah Empat Kali Menikah, Penuh Likaliku dan Sorotan Publik.
Lifestyle 29 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Aek Ngadol Rumah Zakat menyalurkan bantuan zakat dalam bentuk bahan pangan kepada 19 warga penyintas banjir di Desa Aek Nga
Sumut 38 menit lalu
Posmetro Medan, Labusel Polres Labuhanbatu Selatan merilis capaian kinerja periode JanuariFebruari 2026, dalam konferensi pers yang digela
Sumut 47 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten
Sumut satu jam lalu
Terungkap di persidangan jika Topan Ginting memiliki pengawal dan sopir di antaranya ada dari militer.
Medan satu jam lalu
Wedang Jahe, Minuman Tradisional yang Selalu Dicari Saat Ramadan.
Bisnis 2 jam lalu
Di Bulan Suci Ramadhan, Polsek Pangkalan Susu Perkuat Toleransi Lewat Pengamanan Ibadah.
Sumut 2 jam lalu
Carut Marut Ramadan Fair 2026, Diduga Minim Persiapan Meski Anggaran Rp 2,8 Miliar.
Medan 3 jam lalu
Iran telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait kabar kematian Ali Khamenei dalam serangan Israel dan Amerika Serikat.
Inter-Nasional 4 jam lalu