Selasa, 03 Maret 2026

Momen Bulan Suci Ramadhan, Keluarga dan WBP Buka Puasa Bersama di Lapas Muara Bungo

Faliruddin Lubis - Selasa, 03 Maret 2026 10:00 WIB
Momen Bulan Suci Ramadhan, Keluarga dan WBP Buka Puasa Bersama di Lapas Muara Bungo
IST
Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lapas Muara Bungo melaksanakan berbuka puasa bersama dengan turut dihadiri keluarga, Senin ( 2/3/2026) malam.

POSMETRO MEDAN,Muara Bungo – Momen Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Lapas Kelas IIB Muara Bungo terasa berbeda.

Kesan jarak pemisah antara keluarga dan para narapidana yang sedang menjalani masa pidananya di dalam sel tahanan yang dijaga ketat oleh para penjaga lapas kini berbaur bersama.

Nah, hal itu terlihat saat saat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lapas Muara Bungo melaksanakan berbuka puasa bersama dengan turut dihadiri keluarga, Senin ( 2/3/2026) malam.

Baca Juga:

Kegiatan yang berlangsung penuh haru dan kebersamaan ini menjadi bukti bahwa pembinaan di dalam lapas tak hanya soal aturan dan kedisiplinan, tetapi juga tentang sentuhan hati dan sisi kemanusiaan.

Kegiatan berbuka bersama keluarga dan WBP Lapas Muara Bungo itu, diawali dengan tausiyah singkat yang mengingatkan pentingnya Ramadhan sebagai momentum introspeksi dan memperbaiki diri dan dilanjut dengan berbuka bersama.

Baca Juga:

Kepada wartawan, Kalapas Muara Bungo, Muhamad Kameily, menyampaikan bahwa kegiatan berbuka puasa para WBP bersama keluarga ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari pendekatan pembinaan berbasis kekeluargaan.

"Ramadan adalah bulan penuh ampunan dan kebersamaan. Kami ingin menghadirkan suasana yang lebih humanis di dalam lingkungan lapas. Melalui buka bersama ini, kami berharap para WBP semakin termotivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dengan dukungan keluarga sebagai kekuatan utama," sambung Kalapas Muhammad Kameily, Selasa( 3/3/2026) pagi.

Muhammad Kameily juga menegaskan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam proses reintegrasi sosial para WBP.

"Ketika keluarga hadir dan memberikan dukungan, itu menjadi energi positif yang sangat luar biasa. Inilah yang ingin terus kami bangun, dimana, lapas sebagai tempat pembinaan, bukan sekadar tempat menjalani hukuman," tambahnya bersemangat.

Hal senada juga diungkapkan Kasi Binadik Lapas Muara Bungo, Tiopan P. Situmorang. Dia menekankan bahwa pembinaan mental dan spiritual menjadi fokus utama selama bulan Ramadhan.

"Kegiatan seperti ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian. Kami ingin memastikan bahwa WBP tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan pembinaan rohani yang kuat. Dengan kebersamaan seperti ini, semangat mereka untuk berubah semakin tumbuh," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pengamanan Lapas (KPLP), Bapak Ilham Kurniadi, memastikan bahwa kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa mengurangi makna kekeluargaan.

"Kami tetap mengedepankan aspek keamanan, namun dengan pendekatan yang humanis. Alhamdulillah, kegiatan berlangsung lancar. Ini menunjukkan bahwa suasana kondusif dapat tercipta ketika semua pihak saling menghargai dan menjaga ketertiban," ungkapnya.

Tampak, saat momen dalam kegiatan tersebut, suasana paling mengharukan terjadi saat azan Magrib berkumandang. Doa dipanjatkan bersama, air mata haru pun tak terbendung dari sebagian keluarga yang akhirnya dapat berbuka puasa bersama orang terkasih meski dalam keterbatasan.

Senyum, pelukan, dan doa menjadi bukti bahwa di balik tembok tinggi, harapan dan cinta tetap tumbuh tanpa batas,melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Muara Bungo kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aturan, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan.

"Ramadhan kali ini menjadi saksi bahwa perubahan selalu dimulai dari hati dan keluarga adalah bagian penting dari perjalanan itu," pungkasnya.(Hap)

Tags
beritaTerkait
Tebar Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan, Polres Langkat Bagikan 200 Paket Takjil ke Pengguna Jalan
Tegaskan Toleransi dan Kebersamaan dalam Membangun Kota Medan
20 Tahun Jadi Ikon Kota Medan, Ramadhan Fair Kembali Hidupkan UMKM dan Kebersamaan Warga
Jongkong, Takjil Khas Medan yang Selalu Dinanti Saat Buka Puasa
Ramadhan Penuh Berkah, Polres Langkat Gelar Sahur On The Road dan Safari Shalat Subuh
Wedang Jahe, Minuman Tradisional yang Selalu Dicari Saat Ramadan
komentar
beritaTerbaru