Rabu, 04 Maret 2026
Dibombardir Iran

Gawat! Masjid Al-Aqsa Ditutup Israel, Tak Boleh Ada Aktivitas Salat

Faliruddin Lubis - Rabu, 04 Maret 2026 10:01 WIB
Gawat! Masjid Al-Aqsa Ditutup Israel, Tak Boleh Ada Aktivitas Salat
Twitter @erlanishere
Suasana salat tarawih pertama di Masjid Al-Aqsa di Kota Tua, Yerusalem, Palestina, saat malam puasa pertama, 28 Februari 2026 lalu.

POSMETRO MEDAN,Jakarta - Israel menutup akses masuk ke MasjidAl-Aqsa di Kota Tua, Yerusalem, Palestina. Tidak hanya itu, aktivitas ibadah juga dilarang di tempat tersebut.

Dari laporan media local Yerusalem Network dan Al-Quds Al-Bawsala, penutupan ini sudah terjadi sejak agresi militer Israel ke Iran pada 28 Februari 2026.

"Untuk hari ketiga berturut-turut, pendudukan terus menutup MasjidAl-Aqsa dan melarang salat di sana," lapor Quds Network seperti dilihat dari media sosialnya, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga:

Dalam video yang diunggah di media sosial Al-Quds Al-Bawsala, MasjidAl-Aqsa terlihat kosong. Area yang biasanya ramai jemaah kini terlihat bersih sejak penutupan akses oleh Israel.

Pasukan pendudukan Israel berdalih penutupan akses MasjidAl-Aqsa untuk "keadaan darurat" terkait perang dengan Iran.

Baca Juga:

"Masjid tampak kosong karena penutupan oleh pendudukan Israel dan pencegahan akses bagi jemaah dengan dalih "keadaan darurat" terkait perang dengan Iran," tulis laporan itu.

Seorang pelancong dari Indonesia di Palestina turut mengonfirmasi penutupan akses MasjidAl-Aqsa di Yerusalem usai meningkatnya eskalasi antara Israel dan Iran.

"Sudah tiga hari nggak ada salat Tarawih, nggak ada aktivitas sama sekali. Yang ditutup nggak cuma Al-Aqsa-nya aja tapi Kota Tua-nya juga. Jadi yang toko-toko ditutup semua," ujarnya saat dimintai konfirmasi, Selasa (3/3/2026).

Kantor berita WAFA turut melaporkan, penutupan MasjidAl-Aqsa bertepatan dengan pengumuman militer Israel tentang penutupan Tepi Barat, beberapa jam setelah serangan skala besar yang dilancarkan Israel dan Amerika terhadap Iran.

"Pasukan pendudukan telah menutup MasjidAl-Aqsa pada Sabtu pagi, memaksa para jemaah pergi dan mencegah pelaksanaan salat Isya dan Tarawih," lapor WAFA, Senin (2/3/2026).

Israel dilaporkan mengerahkan pasukan besar-besaran di sekitar kompleks dan gerbang Kota Tua. Mereka juga melarang warga Palestina memasuki halaman masjid.

Penutupan total MasjidAl-Aqsa pada bulan Ramadan ini memperdalam kekhawatiran muslim. Dilansir Middle East Eye (MEE), salah seorang pekerja di Wakaf Islam Yerusalem, lembaga yang ditunjuk Yordania untuk mengawasi pengelolaan kompleks MasjidAl-Aqsa, mengatakan "situasi di masjid sangat buruk".

Anggota Dewan Wakaf Islam di Yerusalem, Dr. Mustafa Abu Sway, turut menyuarakan kekhawatirannya atas penutupan akses MasjidAl-Aqsa yang biasanya melayani ratusan ribu jemaah. Menurutnya ada perubahan dramatis di bawah strategi terbaru yang diterapkan Israel.

"Saya tidak ingat pernah ada penutupan seperti ini sebelumnya. Realitas baru di Al-Aqsa, yang selama ini kita khawatirkan, kini telah terwujud," ujar profesor yang mengajar di MasjidAl-Aqsa itu, seperti dikutip dari MEE.

MasjidAl-Aqsa menduduki posisi penting di hati umat Islam. Masjid yang terletak di Kota Tua Yerusalem atau Al-Haram Asy-Syarif ini menyimpan sejarah panjang bagi Islam. Masjid ini menjadi kiblat pertama umat sebelum berpindah ke Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah.

MasjidAl-Aqsa juga menjadi saksi perjalanan agung Nabi Muhammad SAW yang dikenal dengan Isra Miraj. (detikHikmah)

Tags
beritaTerkait
Syeikh Keturunan Rasulullah SAW Kunjungi UINSU Medan, Bahas Jihad Pendidikan dan Kerja Sama Akademik
Mehdi Taremi Tinggalkan Timnas Iran Gabung Militer Lawan AS-Israel
Safari Ramadan Upaya Pererat Silaturahmi & Mendengar Aspirasi
Tegaskan Toleransi dan Kebersamaan dalam Membangun Kota Medan
UMSU Resmi Mulai Pembangunan Masjid KH Ahmad Dahlan di Sampali
Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Putra Mahkota Reza Pahlavi Buka Suara
komentar
beritaTerbaru