Alex Marquez Juara, Abangnya Marc Marquez Beserak
Hasil Lengkap MotoGP Spanyol Alex Marquez Juara, Marc Marquez Crash.
Sport 2 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bulan Ramadan 1447 Hijriah akan berlangsung selama 30 hari.
Ketua Tim Kerja Bidang Tanda Waktu BMKG, Himawan Widiyanto, menyampaikan, berdasarkan hasil penghitungan astronomi yang mengacu pada kriteria MABIMS atau Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
"Berdasarkan hasil penghitungan BMKG menggunakan kriteria MABIMS, Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan berlangsung selama 30 hari," kata Himawan.
Baca Juga:
Sementara itu, Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin menjelaskan, secara astronomi terdapat perbedaan antara kriteria hilal lokal yang digunakan pemerintah dan hilal global yang menjadi rujukan Muhammadiyah.
Hilal lokal mengacu pada visibilitas bulan sabit di wilayah Indonesia dan Asia Tenggara, sesuai kriteria MABIMS. Kriteria MABIMS mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.
Baca Juga:
"Pada saat magrib 19 Maret 2026, di wilayah Asia Tenggara, hilal belum memenuhi kriteria baru MABIMS. Maka 1 Syawal 1447 Hijriah berpotensi jatuh pada 21 Maret 2026, menunggu keputusan sidang isbat," ujar Thomas, Senin (2/3).
Artinya, jika mengikuti kriteria pemerintah, Idul Fitri kemungkinan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 Hijriah. Ditetapkan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Itu tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah. Ditandatangani Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir pada 22 September 2025.
"1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Jumat Legi, 20 Maret 2026 M," demikian bunyi maklumat PP Muhammadiyah, dikutip Senin (2/3).
Keputusan itu didasarkan pada hasil hisab Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah dengan mengacu pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal.
Dalam maklumat dijelaskan, pada saat Matahari terbenam di hari terjadinya ijtimak, sebelum pukul 24.00 UTC telah ada wilayah di muka bumi yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1, yaitu tinggi bulan lebih dari 5 derajat (>5°) dan elongasi bulan minimal 8 derajat (≥8°).
Kriteria tersebut menjadi dasar penetapan awal Syawal 1447 Hijriah. Selain itu, dalam maklumat juga ditegaskan bahwa penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah berlaku secara global.
"Di seluruh dunia tanggal 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Jumat Legi, 20 Maret 2026 M," bunyi salah satu poin dalam maklumat tersebut.
Dengan demikian, warga Muhammadiyah akan merayakan Idul Fitri 1447 H secara serentak pada 20 Maret 2026.
(Fajar)
Hasil Lengkap MotoGP Spanyol Alex Marquez Juara, Marc Marquez Crash.
Sport 2 menit lalu
Upacara Hari Otonomi Daerah Ke30 Tahun 2026, Walikota Medan Rico Waas Tekankan Disiplin Bekerja Dan Integritas Diingkatkan Dalam Membangun
Medan 15 menit lalu
POSMETRO MEDANT, Medan Upaya menjadikan Medan sebagai pelopor smart city dinilai menjadi kunci keberhasilan kepemimpinan Wali Kota Medan, R
Medan 31 menit lalu
POSMETRO MEDANSatresnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (25/4) sore menggerebek sarang narkoba di bantaran Rel Kereta Api (KA) Tembung, Kecama
Medan satu jam lalu
Dalam satu hari, Polda Sumut menggelar dua agenda besar. Dari apel akbar hingga simulasi, memastikan keamanan dengan kesiapan yang tak bisa
Sumut satu jam lalu
Di Women Leader Festival 2026, Airin Rico Waas Perempuan Adalah Penggerak Perubahan, Bukan Sekadar Pengikut Keadaan.
Medan 16 jam lalu
Start Balapan dari Posisi17, Veda Ega Berhasil Finis Keenam di Moto3 Spanyol
Sport 16 jam lalu
Penjelasan Polisi soal Pelaku Penembakan Bisa Ada di Acara yang Dihadiri Trump.
Inter-Nasional 16 jam lalu
El Rumi dan Syifa Hadju Gelar Perayaan Pernikahan Intim di Bali.
Lifestyle 17 jam lalu
Diduga Lalai, Pengendara Motor di Asahan Terserempet Kereta Api di Perlintasan Tanpa Plang.
Peristiwa 17 jam lalu