Laporan Pengeroyokan Mandeg Sejak 2025, Korban: Apa Harus Viral Dulu?
Laporan Pengeroyokan Mandeg di Polres Belawan Sejak 2025, Korban Apa Harus Viral Dulu?
Peristiwa 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Tarutung- Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang menyeret seorang oknum pendeta HKBP berinisial CS, di Kabupaten Tapanuli Utara kini menjadi perhatian serius berbagai pihak.
Perkumpulan Pomparan Toga Aritonang (PPTA)-Indonesia bersama Tim Hukum Hotbin Simaremare, SH & Partners menyatakan komitmennya untuk mengawal proses hukum hingga tuntas, guna memastikan korban memperoleh keadilan dan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Ketua Umum PPTA-Indonesia, Johanes Kennedy Aritonang, telah memberikan mandat kepada Ketua DPD Toga Aritonang Sumatera Utara, Ir. Kompi Aritonang, serta Ketua DPC Toga Aritonang Tapanuli Utara, Luhut Aritonang, untuk memberikan pendampingan kepada keluarga korban sekaligus mengawal jalannya proses hukum.
Baca Juga:
Sebagai bentuk keseriusan, PPTA-Indonesia menunjuk Kantor Hukum Hotbin Simaremare, SH & Partners untuk mendampingi keluarga korban dalam memperjuangkan keadilan.
"Kami akan mengawal kasus ini sampai pelaku dijatuhi hukuman sesuai pasal yang dikenakan. Untuk itu, Pengurus Toga Aritonang telah menunjuk Penasihat Hukum Hotbin Simaremare SH dan rekan untuk mendampingi keluarga korban," tegas Anggiat Rajagukguk saat memberikan keterangan di Tarutung, Jumat (12/6/2026).
Baca Juga:
Turut hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan DPC PPTA Tapanuli Utara, di antaranya Jhonson Ompusunggu, Saut Rajagukguk, Edris Rajagukguk, serta Tim Hukum Hotbin Simaremare SH dan Leo Nababan SH.
Menurut Anggiat, kehadiran PPTA-Indonesia merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial terhadap korban serta keluarganya.
"Kami hadir atas mandat Ketua Umum PPTA-Indonesia untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban dan memastikan proses hukum berjalan hingga tuntas," ujarnya.
Penasihat Hukum keluarga korban, Hotbin Simaremare SH, mengungkapkan bahwa keluarga korban mengalami tekanan psikologis yang berat setelah mengetahui dugaan peristiwa yang menimpa anak mereka.
"Orang tua korban sangat shock dan sangat kecewa setelah mengetahui peristiwa tersebut. Mereka tidak menerima apa yang dialami anaknya sehingga langsung membuat laporan resmi ke Polres Tapanuli Utara," ujar Hotbin.
Laporan Pengeroyokan Mandeg di Polres Belawan Sejak 2025, Korban Apa Harus Viral Dulu?
Peristiwa 8 menit lalu
Genderang perang terhadap narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) kembali memakan korban.
Sumut 17 menit lalu
Lapas Kelas II B Muara Bungo Sosialisasi Bahaya Hanta Virus Kepada Para WBP.
Inter-Nasional 42 menit lalu
PPTAIndonesia dan Tim Hukum Hotbin Simaremare & Partners Kawal Ketat Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak oleh Oknum Pendeta HKBP.
Sumut satu jam lalu
KPK Bidik Dugaan Permainan Proyek di Medan, Pengadaan Lampu Stadion Kebun Bunga Ikut Disorot
Medan 2 jam lalu
Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Monitoring Produksi Bawang Putih di Samosir.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Mosi tidak percaya dilontarkan sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPD) Gebu Minang Sumatera Utara terhadap kepemimpin
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDANMedanTokoh masyarakat Sumatera Utara, Dr RE Nainggolan, MM, menyampaikan apresiasi kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. J
Medan 3 jam lalu
Disaksikan Mega Bintang Tom Cruise dan David Beckham, USA Bombardir Gawang Paraguay
Sport 6 jam lalu
Pencuri di Langkat Naik Fortuner Curi Lembu, Berujung Diamuk Massa
Sumut 7 jam lalu