Jumat, 15 Mei 2026

Daur Ulang Sampah Plastik di Pakistan Jadi Pipa Bernilai Ekonomi

Faliruddin Lubis - Jumat, 15 Mei 2026 14:06 WIB
Daur Ulang Sampah Plastik di Pakistan Jadi Pipa Bernilai Ekonomi
Xinhua
Seorang pria berdiri di tengah timbunan botol-botol plastik bekas di Lahore, Pakistan.

POSMETRO MEDAN, Pakistan- Di Pakistan, sampahplastik bukan lagi sekadar limbah tak berguna. Berbagai jenis plastik bekas justru diolah kembali menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, salah satunya pipaplastik berukuran besar untuk kebutuhan proyek industri maupun konstruksi.

Proses daur ulang dimulai dari pengumpulan aneka plastik bekas, mulai dari kantong kresek, bungkus paket hingga limbah plastik rumah tangga lainnya. Semua material kemudian dicampur dan dimasukkan ke mesin penghancur untuk digiling tanpa memilah jenisnya.

Setelah menjadi potongan kecil, material plastik dipanaskan dalam suhu tinggi hingga meleleh dan berubah menjadi gumpalan hitam pekat. Bentuknya menyerupai adonan padat dengan tekstur kasar sebelum kemudian dipotong-potong agar lebih mudah diproses pada tahap berikutnya.

Baca Juga:

Potongan plastik tersebut selanjutnya dimasukkan ke dalam karung besar sebelum dipindahkan ke mesin penghancur lanjutan. Mesin ini bekerja menghancurkan bongkahan keras menjadi serpihan yang lebih halus agar siap digunakan sebagai bahan baku produksi.

Serpihan material kemudian disekop ke dalam wadah besar dan dibawa pekerja menuju bagian atas mesin ekstrusi. Di dalam mesin tersebut, material kembali dipanaskan hingga meleleh lalu ditekan keluar melalui cetakan khusus untuk membentuk pipa panjang berbahan plastikdaur ulang.

Baca Juga:

Pipa yang baru keluar dari mesin masih dalam kondisi panas dan lembap. Karena itu, material harus melewati sistem pendinginan serta penarikan otomatis yang digerakkan rantai dan roda gigi agar bentuk serta ukurannya tetap stabil selama proses produksi berlangsung.

Setelah dingin, pipa diarahkan menuju mesin penggulung otomatis berbentuk lingkaran besar. Pada tahap ini, pekerja memastikan gulungan tersusun rapi dan kuat sebelum bagian ujung pipa dipotong secara manual demi menjaga presisi produk.

Kerja sama tim menjadi faktor penting dalam proses akhir produksi. Gulungan pipa dengan bobot mencapai ratusan kilogram dipindahkan secara hati-hati menuju area penyimpanan sebelum nantinya dikirim ke berbagai lokasi proyek.

Industri daur ulang seperti ini menjadi salah satu contoh bagaimana limbah plastik dapat diubah menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus membantu mengurangi pencemaran lingkungan.(YouTube)

Tags
beritaTerkait
Rico Waas Buka Peluang Kolaborasi Global, UNDP Siap Dukung Pengelolaan Sampah Dan Digitalisasi
Rico Waas: Era Baru Tata Kelola Lingkungan Medan Dimulai
Gubernur Sumut Bobby Nasution Teken MoU PSEL dengan Danantara, Targetkan Medan Raya Bebas Sampah
PSEL Masuk PSN, Pemko Medan Percepat Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik
Pemko Medan Percepat PSEL, Lahan Diperluas 14,44 Hektar Untuk Ubah Sampah Jadi Energi Listrik
Geger, Mayat Wanita Diduga Dibunuh Ditemukan di Tumpukan Sampah
komentar
beritaTerbaru