Bersama FKUB, Wesly Silalahi Diwakili Staf Ahli Hamdani Buka Silaturahmi dan Dialog Kerukunan
Bersama FKUB, Wesly Silalahi Diwakili Staf Ahli Hamdani Buka Silaturahmi dan Dialog Kerukunan.
Sumut 38 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Hari ini, 30 Juni 2026, tepat tiga bulan kasus penganiayaan Koordinator Jukir (Juru Parkir) Pasar Sukaramai dilaporkan ke Polsek Medan Area. Tapi anehnya, hingga kini tak seorangpun yang ditetapkan tersangka.
Ada apa? Pertanyaan menyeruak akibat lambannya penanganan kasus pengeroyokan yang dialami Dandy Aulia Pratama, Koordinator Jukir Pasar Sukaramai. Sebab, korban disebut-sebut dikeroyok oleh orang suruhan salah satu ketua OKP.
Lambannya penanganan kasus ini pun sangat disesalkan kuasa hukum korban, Aulia Rahman Hakim Hasibuan SH MH. Kepada awak media, Selasa (30/6/2026), ia menyayangkan lambannya proses penanganan perkara yang ditangani oleh Polsek Medan Area.
Baca Juga:
"Perkara tersebut telah kami laporkan sejak tanggal 30 Maret 2026 dan bahkan statusnya telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Namun hingga kini tak seorang ditetapkan tersangka. Padahal, alat bukti dan fakta-fakta yang ada menurut kami sudah sangat jelas dan terang," sesalnya.
Lebih lanjut dikatakannya, dalam perkembangannya, penyidik pembantu yang menangani perkara tersebut diketahui telah diganti.
Baca Juga:
"Ketika kami selaku Penasehat Hukum berkoordinasi dengan penyidik pembantu yang baru, yang bersangkutan menyampaikan bahwa berkas perkara dari penyidik pembantu sebelumnya bahkan belum diterimanya. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai profesionalisme dan kesinambungan penanganan perkara," ungkap Aulia, heran.
Lebih lanjut, setelah berulangkali pihaknya berkoordinasi untuk meminta kepastian perkembangan perkara, barulah penyidik melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi untuk dimintai keterangan.
"Kami menghormati kewenangan penyidik dalam menjalankan proses hukum. Namun demikian, asas peradilan yang sederhana, cepat, dan berbiaya ringan juga harus menjadi perhatian dalam setiap penanganan perkara pidana. Terlebih lagi, perkara ini telah berjalan selama berbulan-bulan sejak laporan dibuat dan telah memasuki tahap penyidikan," ucap Aulia
"Oleh karena itu, kami meminta kepada Kapolsek Medan Area dan jajaran penyidik, agar memberikan perhatian serius terhadap perkara ini, serta segera mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan demi terwujudnya kepastian hukum. Jangan sampai lambannya proses penyidikan menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat terhadap penegakan hukum," sambungnya.
Ia juga berharap proses penyidikan dapat segera dituntaskan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, termasuk apabila unsur-unsur pidana telah terpenuhi, maka penetapan tersangka hendaknya segera dilakukan demi memberikan kepastian hukum bagi para pihak.
Bersama FKUB, Wesly Silalahi Diwakili Staf Ahli Hamdani Buka Silaturahmi dan Dialog Kerukunan.
Sumut 38 menit lalu
Posmetro Medan , Binjai DPC Partai Demokrat Kota Binjai menggelar Lomba Pidato Rakyat AHY Muda tingkat SMA/ SMK sederajat bertempat di Ka
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN Ketua Harian Himpunan Aktivis Republik Indonesia (HARI), HM. Nezar Djoeli, S.T., menyayangkan terjadinya insiden keracunan
Sumut 10 jam lalu
Wesly Silalahi SH MKn dan Forkopimda Saksikan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo di DPRD.
Sumut 12 jam lalu
Satres Narkoba Polres Labusel Ringkus Dua Terduga Pengedar Sabu di Tanjung Medan, 4,12 Gram Diamankan.
Peristiwa 13 jam lalu
Geger di Papua! Kapal Super Mewah Haji Isam Ditempel Logo Kemenhan, Ada Backingan Khusus?
Viral 13 jam lalu
Wali Kota Wesly Ajak KNPI Terus Berkolaborasi dengan Pemko Pematangsiantar
Sumut 13 jam lalu
Polres Karo Kawal Pawai Anak Sambut HUT ke81 Kemerdekaan RI.
Sumut 13 jam lalu
Musim Kemarau, Polres Ngada Distribusikan Air Bersih untuk Warga.
Inter-Nasional 14 jam lalu
Semarak Kemerdekaan di Samosir, Mobil Hias OPD dan Instansi Lainnya Tampil Penuh Kreativitas.
Sumut 14 jam lalu