Sabtu, 04 Juli 2026

Palak Mandor Proyek, Baron Diciduk Polisi di Medan Petisah

Faliruddin Lubis - Rabu, 12 November 2025 09:58 WIB
Palak Mandor Proyek, Baron Diciduk Polisi di Medan Petisah
IST/Fadil
Tersangka saat diamankan.

POSMETRO MEDAN,Medan – Aksi pemalakan disertai pengancaman terhadap seorang mandor proyek terjadi di Jalan Surau, Kelurahan Sei Putih Timur I, Kecamatan Medan Petisah. Pelaku, seorang pria berusia 51 tahun, Ronald Ferry Sitohang alias Baron akhirnya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Peristiwa ini bermula pada Senin, 3 November 2025, sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban bernama Ahmad Riansyah Lubis, mandor proyek pembangunan ruko di lokasi tersebut, didatangi oleh pelaku yang datang dengan nada marah dan mengancam.

"*Kalian kasih dulu uang pemuda setempat sini. Kalau tidak, jangan kerja di sini, nanti ku ributi tempat kalian ini!*" ujar pelaku dengan nada mengintimidasi, sebagaimana disampaikan korban kepada polisi.

Baca Juga:

Merasa terancam dan takut, korban kemudian memanggil kepala lingkungan untuk meminta bantuan. Kepala lingkungan pun berusaha menenangkan situasi dan akhirnya memberikan sejumlah uang kepada pelaku agar tidak terjadi keributan.

Tidak terima atas perbuatan tersebut, korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Baru. Berdasarkan laporan tersebut, pada Selasa, 11 November 2025, sekitar pukul 15.30 WIB, personel Unit Reskrim Polsek Medan Baru yang dipimpin IPDA Zepry Nadapdap, S.H., M.H., menerima informasi dari masyarakat mengenai keberadaan pelaku di sekitar Jalan Surau.

Baca Juga:

Menindaklanjuti laporan itu, tim Reskrim segera bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan tersangka yang sedang berjalan di sekitar Jalan Pabrik Tenun. Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya melakukan pemerasan dan pengancaman terhadap pekerja proyek di Jalan Surau.

Pelaku kemudian dibawa ke Mako Polsek Medan Baru beserta barang bukti untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Polisi menegaskan akan menindak tegas segala bentuk aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.(FADIL)

Tags
beritaTerkait
Bupati Langkat Syah Afandin Sudah Terima Kacip Rp800 Juta Dari Yaqub Secara Bertahap
Wow! Selain Suap, Bupati Langkat Syah Afandin Juga Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar
Enam Bulan Berlalu Proyektil tak Kunjung  Muncul, Dua DPO , Fadly Menunggu Peluru di Kakinya Diangkat
Re-LUN Ungkap Korupsi Sebesar US$50 Juta di Balik Proyek AMI PLN, Diduga Mengalir ke Darmawan Prasodjo Cs
Ribut!! Tender Pemprovsu Membangun Nias Utara Dimenangkan Perusahaan Penawar Harga Tertinggi
Sssst...KPK Bidik Dugaan Permainan Proyek di Pemko Medan
komentar
beritaTerbaru