Dinas Pendidikan Pematangsiantar Tindak Lanjut Video Viral terkait Bullying dan Pemukulan Siswi SMP
Dinas Pendidikan Pematangsiantar Tindak Lanjut Video Viral terkait Bullying dan Pemukulan Siswi SMP
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN-Polrestabes Medan bersama Polsek Patumbak akhirnya mengungkap secara rinci eksekusi pembunuhan tragis terhadap mahasiswa Universitas Medan Area (UMA), Bonio Radja Gajah (19), yang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya di Dusun 4, Desa Marindal II, Gang Rambe No. 11.
Pelakunya adalah teman dekat korban sendiri, Muhammad Rasya Hasibuan alias SYA (18), yang sudah membawa niat menghabisi korban sejak keduanya berada di tempat biliar.
AKBP Bayu Putro Wijayanto selaku Kasat Reskrim Polrestabes Medan menjelaskan, niat pelaku muncul ketika korban tanpa sadar memberi tahu bahwa ia sedang sendirian di rumah.
Baca Juga:
Dari hasil pemeriksaan, polisi juga menemukan bahwa pelaku nekat melakukan pembunuhan karena terlilit hutang, kredit motornya macet dan ia membutuhkan uang untuk menutup tunggakan tersebut.
Seusai bermain biliar, pelaku sempat pulang untuk mengambil sebilah gunting dari kamarnya dan membeli satu paket ganja, sebelum kemudian mendatangi rumah korban pada malam kejadian.
Baca Juga:
Keduanya sempat duduk di rumah korban sambil mengonsumsi ganja. Setelah itu mereka tertidur di ruang tamu korban berada di atas kasur, pelaku tidur di bagian bawah. Sekitar pukul 00.30 WIB, pelaku terbangun dan langsung mengingat niat awalnya.
Karena merasa gunting yang sudah disiapkan tidak cukup meyakinkan, pelaku menuju dapur untuk mencari alat lain. Dari dapur, ia mengambil sebilah pisau dan sebatang linggis.
Pelaku kemudian mendekati korban yang masih tertidur. Dengan linggis di tangan kanan, ia menghantam kepala korban satu kali di bagian dekat ubun-ubun. Korban tersentak bangun dan berusaha menahan pelaku, namun pelaku langsung menghujamkan gunting yang ia pegang di tangan kiri ke leher korban sebanyak dua kali, disusul dua pukulan tambahan ke kepala. Korban yang sudah tersungkur tak berdaya kemudian ditusuk lagi menggunakan pisau di bagian punggung.
"Total ada satu pukulan linggis, empat tusukan gunting, dan satu tusukan pisau yang mengenai tubuh korban. Serangan beruntun itulah yang menyebabkan korban tak berdaya dan meninggal dunia di tempat," ujar AKBP Bayu Putro Wijayanto.
Setelah memastikan korban tewas, pelaku menyeret tubuh korban ke kamar dan mengambil dompet, handphone, serta kunci motor milik korban. Ia lalu membawa kabur sepeda motor korban, mengunci pintu rumah dari dalam, dan sempat pulang untuk berpamitan kepada keluarga sebelum melarikan diri ke Tanjungbalai.
Dinas Pendidikan Pematangsiantar Tindak Lanjut Video Viral terkait Bullying dan Pemukulan Siswi SMP
Sumut satu jam lalu
Daun ganja kering tersebut merupakan miliknya dan berasal dari hasil panen di ladang miliknya.
Peristiwa 2 jam lalu
Ketua Dekranasda Ny Liswati Hadiri Kriyanusa Bersama Ny Selvi Gibran Rakabuming Raka.
Sumut 3 jam lalu
Unit Reskrim Polsek Sei Rampah mengamankan seorang pria berinisial HG alias B (48) terkait dugaan penganiayaan sopir 60 Tahun,
Sumut 4 jam lalu
Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pelaku Curanmor.
Sumut 5 jam lalu
Temuan fasilitas mewah di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong akhirnya berujung pada pencopotan.
Inter-Nasional 9 jam lalu
Kapolres Dairi Bersama Bhayangkari Melayat ke Rumah Duka AIPTU Herbin Silaen, Sampaikan Penghiburan kepada Keluarga.
Sumut 10 jam lalu
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak sore hingga malam bikin sungai meluap.
Sumut 22 jam lalu
POSMETRO MEDAN,LUBUK PAKAM Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Deli Serdang menggelar Pelatihan Konten Kreator Kehumasan untuk mening
Sumut 22 jam lalu
POSMETRO MEDAN,PERCUT SEI TUAN Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretar
Sumut 22 jam lalu