Sejoli Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Takut Ketahuan Orangtua Saat Mudik Lebaran
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan – Nasib tragis diduga dialami seorang warga Pasar 5 berinisial MNS. Datang ke Kota Medan dengan harapan mendapatkan perlindungan setelah menjadi korban bencana banjir, MNS justru mengaku mengalami perlakuan tidak manusiawi berupa dugaan pencabulan dan sodomi yang dilakukan oleh seorang pria berinisial RDK.
Peristiwa tersebut disebut terjadi sebanyak dua kali, disertai ancaman serius yang membuat korban diliputi ketakutan mendalam.
Baca Juga:
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat korban tiba di Medan untuk menghindari dampak banjir yang melanda wilayah tempat tinggalnya. Dalam kondisi lelah, trauma, dan membutuhkan tempat berlindung, korban diduga berada di bawah tekanan psikologis yang kemudian dimanfaatkan oleh terduga pelaku.
Korban menuturkan bahwa pada kejadian pertama, terduga pelaku diduga melakukan tindakan tidak senonoh dengan memaksa korban melakukan perbuatan asusila. Korban mengaku disuruh memegang kemaluan terduga pelaku sebelum akhirnya mengalami tindakan sodomi. Dalam kondisi tertekan dan ketakutan, korban tidak mampu melawan karena adanya ancaman kekerasan.
Tidak berhenti di situ, peristiwa serupa kembali diduga terjadi untuk kedua kalinya. Korban mengaku kembali mendapatkan perlakuan yang sama, bahkan disertai ancaman akan digantung apabila korban berani melawan, berteriak, atau menceritakan kejadian tersebut kepada siapa pun. Ancaman tersebut membuat korban memilih bungkam demi keselamatan dirinya.
Korban yang telah mengalami tekanan mental akibat bencana banjir kini harus menanggung trauma berlapis akibat dugaan tindak kekerasan seksual tersebut. Dalam pengakuannya, korban menyebut bahwa rasa takut dan teror terus menghantui, bahkan setelah dirinya menjauh dari terduga pelaku.
Kasus ini pun menimbulkan ketakutan di lingkungan sekitar tempat tinggal korban. Warga, khususnya anak-anak, disebut mulai merasa tidak aman. Orang tua menjadi lebih waspada dan khawatir akan keselamatan anak-anak mereka jika terduga pelaku masih bebas berkeliaran.
Menanggapi dugaan peristiwa tersebut, Ade Renaldi Tanjung, SH, selaku kuasa hukum korban, menyampaikan permintaan tegas kepada Kapolrestabes Medan agar segera mengambil langkah hukum.
"Kami meminta Kapolrestabes Medan untuk segera memanggil dan memeriksa terduga pelaku. Dugaan ini bukan perkara ringan. Ini menyangkut dugaan kekerasan seksual dengan ancaman nyawa, yang dampaknya sangat serius bagi korban maupun masyarakat sekitar," ujar Ade Renaldi Tanjung, SH.
Ia menambahkan bahwa korban merupakan warga terdampak bencana yang seharusnya mendapatkan perlindungan, empati, dan rasa aman dari lingkungan sekitarnya. Namun kenyataannya, korban justru diduga menjadi sasaran tindakan kejahatan yang melanggar nilai kemanusiaan dan hukum.
Selain penegakan hukum terhadap terduga pelaku, pihaknya juga meminta aparat kepolisian dan instansi terkait untuk memberikan perlindungan serta pendampingan psikologis kepada korban agar dapat pulih dari trauma yang dialaminya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait laporan dugaan pencabulan dan sodomi tersebut. Proses hukum diharapkan dapat berjalan secara transparan dan profesional demi mengungkap kebenaran serta memberikan rasa keadilan bagi korban.
Masyarakat berharap kasus ini dapat menjadi perhatian serius aparat penegak hukum, mengingat peristiwa tersebut tidak hanya menyangkut satu korban, tetapi juga menyangkut rasa aman warga, terutama anak-anak, di lingkungan sekitar. ( Rez)
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa satu jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 3 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 3 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 4 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 6 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Warga Jalan Turi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, khususnya dari dua lingkungan Lingkungan V dan Lingkunga
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 562 calon jemaah haji Kabupaten Deli Serdang mengikuti Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M ya
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN Benarbenar apes nasib Ramlan (51). Garagara sekejap lupa mencabut kunci kontak, warga Labuhan Batu ini harus merelakan Hon
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Binjai Dengan tema yang menyentuh hati, Satu kata satu rasa sangat berarti untuk kita yang terpisah bersatu kembali empat
Sumut 9 jam lalu