Kajari: Pemusnahan Barang Bukti di Belawan Sudah Berkekuatan Hukum Tetap
Pemusnahan Barang Bukti yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht).
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan — Sepanjang tahun 2025, kawasan Jermal dan sejumlah titik rawan narkoba di Kota Medan digempur aparat kepolisian.
Di bawah kepemimpinan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak, operasi besar-besaran dilakukan dengan menyisir dan merobohkan hampir seluruh lapak serta barak narkoba yang selama ini dikenal kebal hukum.
Penertiban tersebut menjadi salah satu capaian paling menonjol Polrestabes Medan menjelang akhir tahun 2025. Hampir seluruh wilayah hukum Polrestabes Medan dilaporkan telah "dibersihkan", dengan metode penindakan tegas hingga membumihangusan barak narkoba yang selama ini menjadi pusat peredaran dan konsumsi barang haram.
Baca Juga:
Namun di balik gencarnya operasi tersebut, satu nama besar yang disebut sebut masih menjadi sorotan publik, GS alias Guntur, yang diduga kuat sebagai bandar besar pengendali jaringan narkoba di kawasan Jermal dan sekitarnya.
Hingga penghujung 2025, sosok ini disebut-sebut belum berhasil ditangkap, memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat.
Baca Juga:
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pasca-gempuran aparat, aktivitas peredaran narkoba tidak sepenuhnya hilang, melainkan bergeser ke wilayah Selambo dan sejumlah daerah pinggiran lainnya.
Pola ini dinilai sebagai strategi lama jaringan narkoba: berpindah lokasi untuk menghindari tekanan aparat, sambil menunggu situasi kembali longgar.
Meski demikian, langkah tegas Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn tetap menuai dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat Sumatera Utara. Tokoh masyarakat Drs Safwan Khayat, tokoh agama Ustadz Zulfikar Hajar, kalangan akademisi, hingga warga di kawasan terdampak menyatakan dukungan terbuka terhadap upaya pemberantasan narkoba yang dinilai tidak pandang bulu.
"Langkah Kapolrestabes Medan sudah benar dan harus didukung penuh. Jangan berhenti di lapak dan barak saja, tapi harus sampai ke bandar besarnya. Kami masyarakat berdiri di belakang kepolisian," tegas Drs Safwan Khayat, dalam pernyataannya.
Ia juga menekankan agar momentum 2025 tidak berhenti sebagai pencitraan semata, melainkan menjadi pondasi kuat untuk penuntasan jaringan narkoba secara menyeluruh di tahun 2026.
Pemusnahan Barang Bukti yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht).
Peristiwa 3 jam lalu
Polres Humbang Hasundutan masih menyelidiki seorang pria bermarga Situmorang, warga Tarutung, yang diduga menerima setoran togel.
Peristiwa 4 jam lalu
Bupati Karo Bersama Forkopimda Tinjau Kembali Penanganan Pasien Dugaan Keracunan MBG di RS Efarina Etaham.
Sumut 5 jam lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Sebuah rumah yang diduga menjadi tempat aktivitas seorang bandar narkotika jenis sabu inisial AW alias Jaya dig
Kriminal 6 jam lalu
Rosiana Magdalena Silalahi, Boru Batak yang Sukses di Dunia Jurnalistik dan Televisi Indonesia.
Profil 6 jam lalu
Semarak HUT ke81 RI, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga Hadiri Kemeriahan Perlombaan ASN
Sumut 7 jam lalu
Semarak HUT ke81 RI , TK Islam Sahara Gelar Lomba Edukatif.
Medan 8 jam lalu
Wali Kota Wesly Diwakili Asisten Subrata Lumbantobing Hadiri Konferensi PWI Pematangsiantar
Sumut 8 jam lalu
Pelatihan Konselor Adiksi Treatnet Volume A Resmi Ditutup, 17 Lembaga Turut Daftarkan Stafnya sebagai Anggota IKAI Sumut.
Medan 8 jam lalu
HUT ke81 RI, Ketua Satgas IPK Sumut Sartoto Rianto Barus, Ajak Anak Sumut Jaga Persatuan
Medan 9 jam lalu