Kejari Sita Dokumen Dugaan Korupsi Belanja BLUD RSUD Dr Pirngadi
POSMETRO MEDAN,MEDAN, Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menggeledah dan menyita sejumlah dokumen di R
Medan 12 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan — Sepanjang tahun 2025, kawasan Jermal dan sejumlah titik rawan narkoba di Kota Medan digempur aparat kepolisian.
Di bawah kepemimpinan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak, operasi besar-besaran dilakukan dengan menyisir dan merobohkan hampir seluruh lapak serta barak narkoba yang selama ini dikenal kebal hukum.
Penertiban tersebut menjadi salah satu capaian paling menonjol Polrestabes Medan menjelang akhir tahun 2025. Hampir seluruh wilayah hukum Polrestabes Medan dilaporkan telah "dibersihkan", dengan metode penindakan tegas hingga membumihangusan barak narkoba yang selama ini menjadi pusat peredaran dan konsumsi barang haram.
Baca Juga:
Namun di balik gencarnya operasi tersebut, satu nama besar yang disebut sebut masih menjadi sorotan publik, GS alias Guntur, yang diduga kuat sebagai bandar besar pengendali jaringan narkoba di kawasan Jermal dan sekitarnya.
Hingga penghujung 2025, sosok ini disebut-sebut belum berhasil ditangkap, memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat.
Baca Juga:
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pasca-gempuran aparat, aktivitas peredaran narkoba tidak sepenuhnya hilang, melainkan bergeser ke wilayah Selambo dan sejumlah daerah pinggiran lainnya.
Pola ini dinilai sebagai strategi lama jaringan narkoba: berpindah lokasi untuk menghindari tekanan aparat, sambil menunggu situasi kembali longgar.
Meski demikian, langkah tegas Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn tetap menuai dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat Sumatera Utara. Tokoh masyarakat Drs Safwan Khayat, tokoh agama Ustadz Zulfikar Hajar, kalangan akademisi, hingga warga di kawasan terdampak menyatakan dukungan terbuka terhadap upaya pemberantasan narkoba yang dinilai tidak pandang bulu.
"Langkah Kapolrestabes Medan sudah benar dan harus didukung penuh. Jangan berhenti di lapak dan barak saja, tapi harus sampai ke bandar besarnya. Kami masyarakat berdiri di belakang kepolisian," tegas Drs Safwan Khayat, dalam pernyataannya.
Ia juga menekankan agar momentum 2025 tidak berhenti sebagai pencitraan semata, melainkan menjadi pondasi kuat untuk penuntasan jaringan narkoba secara menyeluruh di tahun 2026.
Publik kini menaruh harapan besar pada kelanjutan kinerja Polrestabes Medan. Tantangan ke depan dinilai lebih berat: membongkar jaringan di balik layar, menangkap bandar besar, serta mencegah pergeseran lokasi peredaran narkoba ke wilayah lain.
Memasuki tahun 2026, pesan masyarakat pun tegas dan jelas, "Jangan kendor Kapolrestabes Medan. Kami di belakangmu!" (TIM)
POSMETRO MEDAN,MEDAN, Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menggeledah dan menyita sejumlah dokumen di R
Medan 12 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Menindaklanjuti dugaan keterlambatan penyerahan surat undangan Bantuan Sosial (Bansos) di Dusun III Desa Paya Reng
Sumut 28 menit lalu
Datangi Mapolsek Medan Kota, Danramil 04/MK, Danramil 05/MB dan Camat Medan Kota ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke80.
Medan 40 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Panitia Family Gathering (FG) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut gelar rapat guna mematangkan persiapan acara
Medan 41 menit lalu
Posmetro Medan, Karo Usai pelaksanaan Upacara Hari Bhayangkara ke80, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Kali ini,
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Polresta Deli Serdang melaksanakan Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke80 Tahun 2026 pada Rabu (1/7/2026) mulai pukul 07.3
Sumut 3 jam lalu
mendampingi penjualan hasil panen jagung petani binaan ke Bulog kota itu.
Sumut 4 jam lalu
10 perwira berpangkat Kombes Pol pecah bintang usai mendapat promosi jabatan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Profil 4 jam lalu
POSMETRO MEDANUpaya konkret berupa penghijauan massal harus segera dilakukan di wilayah Sumatera Utara demi menekan emisi karbon sekaligus m
Sumut 4 jam lalu