Minggu, 29 Maret 2026

Diduga Sakit Hati Tak Dipekerjakan Lagi, Pria Ini Bobol Rumah yang Pernah Dijaganya

Faliruddin Lubis - Kamis, 15 Januari 2026 16:58 WIB
Diduga Sakit Hati Tak Dipekerjakan Lagi, Pria Ini Bobol Rumah yang Pernah Dijaganya
HP/Ist
Kapolsek Medan Area, Kompol Dwi Himawan Chandra, saat menggelar konferensi pers di Mapolsek Medan Area, Rabu (14/1/2026).

POSMETRO MEDAN,Medan – Diduga dilatarbelakangi rasa sakit hati karena tidak lagi dipekerjakan dan tidak menerima upah, seorang pria di Kota Medan nekat membobolrumah warga yang sebelumnya pernah dijaganya. Pelaku diketahui bernama Irwansyah alias Iwan Selo (40).

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Medan Area, Kompol Dwi Himawan Chandra, saat menggelar konferensi pers di Mapolsek Medan Area, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga:

"Tersangka melakukan aksinya karena merasa sakit hati terhadap pemilik rumah," ujar Kompol Dwi Himawan.

Ia menjelaskan, peristiwa pencurian itu terjadi di rumah korban bernama Silvianty (51) yang berada di Jalan Rawa, Kecamatan Medan Denai, pada 28 Agustus 2025 siang. Saat kejadian, rumah korban dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya.

Baca Juga:

Pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara memanjat tembok, kemudian naik ke atap dan mencongkel bagian atap belakang rumah.

"Pelaku mencongkel atap belakang rumah, lalu masuk dan mengambil beberapa barang milik korban, di antaranya satu unit televisi, teko kuningan, dan bedcover," jelas Kapolsek.

Kompol Dwi menambahkan, sebelumnya pelaku memang pernah diminta korban untuk menjaga rumah tersebut. Pelaku menerima upah sebesar Rp15 ribu per bulan. Namun, belakangan korban tidak lagi mempekerjakannya, sehingga membuat pelaku merasa kesal dan sakit hati.

"Awalnya tersangka bekerja menjaga rumah dengan upah Rp15 ribu per bulan. Karena tidak diperpanjang atau tidak lagi dipekerjakan, tersangka merasa sakit hati dan akhirnya melakukan pencurian," ungkapnya.

Barang curian tersebut kemudian dijual pelaku. Televisi dijual seharga Rp50 ribu karena dalam kondisi rusak, sementara teko kuningan dijual seharga Rp90 ribu.

"Menurut keterangan tersangka, uang hasil penjualan digunakan untuk biaya berobat orang tuanya," pungkas Kompol Dwi.

Sementara itu, Irwansyah mengakui perbuatannya. Ia mengaku sudah mengetahui jadwal pemilik rumah sehingga tahu kapan rumah dalam keadaan kosong.

"Iya, saya sakit hati. Saya sudah tahu kapan rumah itu kosong," kata Irwansyah saat dihadirkan dalam konferensi pers.

Ia mengaku awalnya diminta oleh adik korban untuk menjaga rumah tersebut setelah sebelumnya terjadi kehilangan barang. Selama sekitar empat bulan menjaga rumah, ia menerima upah Rp15 ribu per bulan.

"Saya jaga malam dibayar Rp15 ribu sebulan. Terus saya nggak dikasih lagi, di situ saya geram," ucapnya.

Pelaku juga mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap. Uang hasil pencurian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya berobat ibunya yang menderita stroke.

"Uangnya buat makan dan berobat mama. Saya tidak bekerja, mama stroke. Nyabu sudah tiga bulan tidak," tuturnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Medan Area dan akan menjalani proses hukum lebih lanjut. (Hap)

Tags
beritaTerkait
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah
Polsek Medan Kota Ciduk Pencuri Motor di Jalan Bahagia, Uang Hasil Curian Ludes Dipakai Judi
Licin tak Tersentuh, "Keceng" Diduga BD Sabu Piandang Bebas Berkeliaran, Malah "Toni" Terseret
Satu Rumah Warga di Kampung Mandailing Air Batu Ludes Terbakar
Gercep!  Polres Simalungun Tangani Kebakaran Lahan 4 Hektar
Bhabinkamtibmas Polsek Besitang Sambangi Warga Desa Halaban, Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Bahaya Narkoba
komentar
beritaTerbaru