Wakapolrestabes Medan Pimpin Patroli Skala Besar, Targetkan Pelaku 3C dan Geng Motor
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan – Polrestabes Medan berhasil mengungkap praktik perdagangan bayi yang dioperasikan melalui media sosial. Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah tersangka, termasuk seorang ibu kandung, pembeli, hingga asisten rumah tangga (ART) yang terlibat dalam proses pemasaran.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat mengenai adanya dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di sebuah lokasi di Medan.
Saat melakukan penggerebekan, petugas pertama kali mengamankan tersangka berinisial BS, yang merupakan ibu kandung dari bayi tersebut. Awalnya, BS memberikan keterangan palsu kepada petugas untuk mengelabui proses penyidikan.
"Pada saat diwawancara pertama, tersangka BS mengaku disekap selama beberapa hari, bahkan sampai sebulan lebih. Namun, berdasarkan interogasi mendalam, ternyata dia memang selalu berada di tempat tersebut," ujar Jean Calvijn, Kamis (15/1/2025).

Polisi menemukan fakta bahwa tidak ada penyekapan. Sebaliknya, telah terjadi kesepakatan transaksional antara BS dengan tersangka HD (pembeli).
"Sudah ada pembayaran di awal. Kesepakatannya adalah saat si ibu melahirkan, bayinya akan langsung dikuasai oleh tersangka HD," lanjutnya.
Keunikan kasus ini terletak pada pembagian tugas para pelaku dalam memasarkan bayi di media sosial. Selain mengamankan BS dan HD, polisi juga menangkap seorang ART yang bekerja untuk tersangka HD.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, sindikat ini memiliki manajemen yang terorganisir, Asisten Rumah Tangga (ART):Bertugas mengoperasikan aplikasi media sosial dan memantau calon pembeli. Sedangkan Majikan (HD) Bertugas mencari pelanggan dan melakukan negosiasi langsung.
"Modusnya sangat unik karena ada kerja sama antara majikan dan asistennya. Si asisten yang memegang aplikasi, sementara majikannya yang mencari pelanggan. Jika ada yang berminat di aplikasi, komunikasi dilanjutkan melalui jalur pribadi (private chat) di WhatsApp," jelas Jean Calvijn.
Penyelidikan sementara menunjukkan bahwa praktik ini bukan pertama kalinya dilakukan. Berdasarkan keterangan para saksi dan tersangka, setidaknya sudah dua kali terjadi proses perdagangan bayi di lokasi tersebut.
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 6 jam lalu
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 9 jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 10 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 11 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 11 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 13 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Warga Jalan Turi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, khususnya dari dua lingkungan Lingkungan V dan Lingkunga
Medan 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 562 calon jemaah haji Kabupaten Deli Serdang mengikuti Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M ya
Sumut 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN Benarbenar apes nasib Ramlan (51). Garagara sekejap lupa mencabut kunci kontak, warga Labuhan Batu ini harus merelakan Hon
Medan 16 jam lalu