Sabtu, 12 September 2026
Motif Pembunuhan Rahmadani Siagian Mulai Terungkap

Pelaku Utama Ngaku Kenal Melalui MiChat, Diduga Bertengkar di Kamar Hotel

Faliruddin Lubis - Sabtu, 14 Maret 2026 08:18 WIB
Pelaku Utama Ngaku Kenal Melalui MiChat, Diduga Bertengkar di Kamar Hotel
Tangkapan Layar
SAN (19) dan SHR (19) memperagakan adegan pembunuhan saat rekonstruksi yang digelar Polrestabes Medan.

POSMETRO MEDAN,Medan – Sedikit demi sedikit motif pembunuhan terhadap seorang wanita muda bernama Rahmadani Siagian alias RS (20) yang ditemukan tewas di dalam boks plastik mulai terungkap. Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan dua orang pelaku berinisial SAN (19) dan SHR (19).

Dari video penangkapan yang beredar di media sosial, tersangka SHR yang merupakan seorang driver ojek online mengaku hanya membantu pelaku utama, SAN, dalam membuang jasad korban. Saat diinterogasi penyidik di lokasi penangkapannya, SHR mengatakan dirinya diminta bantuan oleh SAN melalui sambungan telepon.

"Cuma ngambil saja, Pak. Pagi itu dia telepon, katanya 'Bib aku silap membunuh cewek MiChat' (aplikasi pesan instan gratis yang dikembangkan di Singapura untuk Android dan iOS, yang dirancang untuk komunikasi, pertemanan, dan berbagi momen)," kata SHR menirukan ucapan SAN saat dimintai keterangan oleh petugas.

Baca Juga:

SHR mengaku awalnya menolak permintaan tersebut. Namun, SAN terus menghubunginya dan meminta bantuan dengan iming-iming akan memberikan sejumlah uang.

"Awalnya mau saya tolak, tapi dia terus menelepon-telepon saya," ujar SHR. Namun hingga saat ini, menurut pengakuannya, ia belum menerima uang yang dijanjikan tersebut.

Baca Juga:

Kasus pembunuhanRahmadani Siagian, seorang penjaga konter ponsel di Kota Medan, merupakan warga Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara itu diduga terlibat pertengkaran dengan pelaku SAN saat keduanya menginap di sebuah penginapan di Gang Kenanga, Kecamatan Medan Denai.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan bahwa pelaku SAN mengakui telah menghabisi nyawa korban di dalam kamar penginapan pada Senin (9/3/2026).

"Pelaku menghabisi nyawa korban di dalam kamar penginapan, tepatnya di atas tempat tidur," ujar Calvijn, Jumat (13/3/2026).

Setelah melakukan pembunuhan, SAN kemudian menghubungi rekannya SHR untuk meminta bantuan. SHR diminta membawa sebuah boks kontainer plastik yang kemudian digunakan untuk memasukkan jenazah korban.

Tidak lama kemudian, SHR menyerahkan boks tersebut kepada SAN di gerbang depan penginapan. Dalam kondisi panik, SAN memasukkan jasad Rahmadani ke dalam boks setelah sebelumnya membungkus tubuh korban menggunakan selimut dari penginapan.

Tags
beritaTerkait
Tim OMI Riset MTsN 1 Medan Berhasil Tembus 30 Besar Tingkat Nasional
Turun langsung ke Belawan–Marelan, Wali Kota Medan Gaspol Bersih-bersih dan Serap Aspirasi Warga
Curhat Warga di Polsekta Helvetia, Kapolrestabes Medan Jean Cavijn: "Saya Kangen"
Beraksi 20 Kali Saat Hujan dan Sepi, 2 Residivis Curanmor Kena Pelor
Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Resmikan Gedung Logistik dan Ruang SKCK
Viral! Mantan Kepala Biara Thailand Anu Dengan Gaya Misionaris di Atas Meja Sama Wanita
komentar
beritaTerbaru