Pemprov Sumut-AS Perkuat Kemitraan Strategis, Buka Peluang Investasi dan Perdagangan Baru
POSMETRO MEDAN,MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat kemitraan strategis dengan Pemerintah Amerika Serikat
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Rumbai- Kasus pembunuhanberencana yang menewaskan Dumaris Deniwati boru Sitio (60) di Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian.
Polisi membeberkan rangkaian kejadian, mulai dari perencanaan, eksekusi, hingga pelarian para pelaku ke Sumatera Utara dan Aceh.
Dalam kronologi yang terungkap, anak korban Dumaris Deniwati boru Sitio (mantan suami otak pelaku Anisa Florensia) bernama Arnold sempat datang ke rumah saat kejadian berlangsung.
Baca Juga:
Namun, ia langsung dialihkan oleh dua pelaku perempuan, yakni Anisa Florensia dan Lisbet, sehingga belum sempat masuk ke dalam rumah dan tidak mengetahui kondisi ibunya yang telah tewas.

Baca Juga:
Arnold kemudian diajak pergi oleh para pelaku Lisbet dengan dalih menemui keluarga di Minas, Kabupaten Siak. Rencana awal pelaku adalah untuk mengeksekusi Arnold, namun rencana tersebut batal karena pelaku panik.
Arnold sempat dibawa berkeliling, bahkan diajak ke sebuah ruko. Ia dibonceng oleh Lisbet Barasa, sementara pelaku lainnya mengikuti menggunakan mobil sampai di daerah Minas, Riau.
Dalam kondisi kebingungan, para pelaku sempat berencana membawa sepeda motor milik Arnold, namun urung dilakukan karena tidak tahu harus menyimpannya di mana.
Apalagi, mereka berencana melarikan diri ke Aceh. Akhirnya, Arnold disuruh pulang dan diberi uang sebesar Rp50 ribu oleh pelaku.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua, menjelaskan bahwa awalnya para pelaku hanya berniat melakukan pencurian. Namun, dalam perjalanan dari Medan ke Pekanbaru, rencana tersebut berubah menjadi pembunuhan.
"Awalnya mereka ingin mencuri, namun dalam perjalanan niat itu berubah menjadi pembunuhan," ujar Hasyim saat konferensi pers di Mapolresta Pekanbaru, Minggu (3/5/2026).

Diketahui, para pelaku juga berada di bawah pengaruh narkotika jenis ekstasi saat menjalankan aksinya. Keempat tersangka, yakni Anisa Florensia, Selamat, Erwandi, dan Lisbet, dinyatakan positif narkoba.
Polisi menyebut, para pelaku telah berada di Pekanbaru sejak Sabtu (25/4/2026) dan menginap di sebuah hotel melati di Jalan Riau. Mereka sempat melakukan survei lokasi sebelum akhirnya melancarkan aksi pada Rabu (29/4/2026).
Pada hari kejadian, Anisa Florensia yang merupakan menantu korban mengajak Arnold bertemu di sebuah ruko di Jalan Sudirman. Setelah itu, para pelaku menuju rumah korban. Sesampainya di lokasi, Anisa Florensia bersama Lisbet masuk ke dalam rumah dan berpura-pura bersilaturahmi.
Tak lama kemudian, eksekutor Selamat masuk dengan alasan menagih uang taksi online. Ia membawa sebatang kayu yang telah disiapkan dari hotel.
Secara tiba-tiba, korban diserang dan dipukul di bagian dada serta kepala hingga meninggal dunia. Jenazah korban kemudian diseret ke kamar mandi, sementara pelaku lainnya merusak CCTV di rumah tersebut.
Motif pembunuhan ini diduga karena sakit hati. Anisa Florensia mengaku memiliki dendam terhadap keluarga korban sejak menjadi menantu. Ia menikah dengan Arnold pada 2022 dan meninggalkan rumah tersebut pada 2023 karena merasa tersinggung dengan ucapan korban.
Saat ini, keempat pelaku telah diamankan di Mapolresta Pekanbaru. Dua pelaku Selamat dan Erwandi ditembak di bagian kaki karena melakukan perlawanan saat ditangkap. Penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni di Aceh Tengah dan Kota Binjai.
Berikut Identitas Para Pelaku:
1. Anisa Florensia Tumanggor alias AF (21), warga Kuta Sabah, Parlilitan, Humbang Hasundutan, mantan menantu korban, diduga sebagai otak pelaku (positif narkoba).
2. Lisbet Barasa (22), warga Sihotang Hasugian, Parlilitan, teman SMP Anisa Florensia, rekan kerja di tempat hiburan malam dan SPA (positif narkoba).
3. Selamat alias Amat bin Ali Asan (34), warga Bener Meriah, Aceh, eksekutor, pasangan siri Anisa Florensia (positif narkoba).
4. Erwandi alias Iwan (39), warga Bener Meriah, Aceh, pasangan siri Lisbet (positif narkoba).(BBS/FB)
POSMETRO MEDAN,MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat kemitraan strategis dengan Pemerintah Amerika Serikat
Medan 8 jam lalu
Tak Sampai 24 Jam, Jatanras Polres Asahan Tangkap Pelaku Curat.
Kriminal 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut), Muhibuddin, SH.,MH diwakili Asisten Pemulihan Aset (Aspema), D
Medan 9 jam lalu
Nekat Rampas HP Orang Sakit, Pria Paruh Baya Diciduk Tim Reskrim Polsek Medan Tembung.
Kriminal 9 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Akbar , (25) Pasar 5 Kwala Mencirim Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat harus di larikan ke Instalasi Gawat Da
Peristiwa 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Diskusi Kebudayaan di bulan September 2026 mengambil topik Pengetahuan tentang Diri dalam Pandangan Filsafat Timur d
Global 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Hamparan Perak Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memperkuat pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi untuk memastikan keter
Sumut 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Humbahas Polemik panjang di Sosor Sarsiantar, Desa Matiti II, Kecamatan Doloksanggul, akhirnya berakhir damai dan kondusif
Peristiwa 10 jam lalu
Wali Kota Wesly Silalahi Didampingi Forkopimda Kick Off Kejuaraan Sepak Bola Antar Pelajar SMA/Sederajat
Sport 11 jam lalu
Polres Sibolga melaksanakan Pelatihan Fungsi Teknis Satuan Lalu Lintas, Selasa (22/9/2026) pukul 09.00 WIB di Lapangan Apel Polres.
Sumut 12 jam lalu