Stok Vaksin Kosong, Suspek Campak di Sumut Melonjak Tajam
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat Sumatera Utara, ancaman campak kembali mengetuk pintu kewaspadaan.
Sumut 2 jam lalu
"Kami awalnya coba-coba. Tujuan utamanya sebenarnya hanya untuk menambah teman. Ternyata yang daftar banyak," ujarnya.
Pertama kali buka pendaftaran H-7 atau tujuh hari sebelum lomba, ternyata banyak orang yang berminat mengikuti lomba melamun. Untuk mendaftar lomba, mereka dikenakan biaya registrasi Rp20.000. Setelah itu mereka dimasukkan ke dalam grup WhatsApp di mana mereka bisa saling berkenalan sesama peserta dan berkomunikasi dengan panitia lomba.
"Grup itu selalu ramai. Banyak dari mereka yang tanya soal ketentuan lomba. Ada juga peserta yang tanya kalau waktu melamun terus kesurupan nanti gimana," kata Evander.
Ngelamunin Soal Cinta hingga UMR Jogja
Melamun adalah lomba yang cocok bagi orang dewasa, terutama bagi mereka yang masuk dalam fase "quarter life crisis". Di fase itu mereka memikirkan banyak hal hingga overthinking.
Tak hanya dari kawasan Kotagede, animo peserta datang dari wilayah sekitar seperti Sleman, Bantul, dan Kulon Progo. Ada juga peserta yang merupakan perantauan dari luar kota.
Tina (25), salah seorang perantauan dari Jakarta yang sudah menetap di Jogja sejak tahun 2018, mengaku bahwa lomba itu sangat cocok dengan orang-orang seusianya yang sedang memasuki masa quarter life crisis. Pada usia yang ia jejaki saat ini, ia mengaku sering memikirkan banyak hal sambil melamun.
"Saya ini sehari-hari memang sering melamun. Nge-lamunin kerjaan, nge-lamunin orang tua, nge-lamunin pacar, nge-lamunin UMR Jogja, nge-lamunin kapan bisa keluar dari Jogja. Sudah enak-enak tinggal di Jakarta, eh ke Jogja lagi. Soalnya Jogja itu ngangenin terus, Mas," curhat perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai content creator untuk sebuah brand itu.
Tina bercerita, sejak lulus kuliah pada tahun 2022, dia sebenarnya sempat pulang ke Jakarta dan bekerja di sana. Namun rutinitas di Jakarta yang memaksa segala hal harus dilakukan serba cepat membuatnya lelah. Akhirnya ia memilih kembali ke Jogja yang kehidupannya dikenal lebih slow living.
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat Sumatera Utara, ancaman campak kembali mengetuk pintu kewaspadaan.
Sumut 2 jam lalu
Kapolsek Medan Kota Pimpin Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Gereja HKBP Sudirman.
Medan 2 jam lalu
Warga Temukan Mayat &039Pak Ogah&039 Gantung Diri di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan.
Peristiwa 3 jam lalu
Pelaku Pencurian Perhiasan dan Pembakaran Rumah Hakim Tipikor Mulai Diadili di PN Medan.
Kriminal 3 jam lalu
POSMETRO MEDANDugaan praktik monopoli proyek pengadaan meubelair di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara mencuat dan menjadi
Sumut 17 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rumah Zakat kembali menyalurkan Kado Lebaran Yatim (KLY) kepada 15 siswa yatim di SMP Al Washliyah 8, Senin (11/5/
Medan 17 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Peluang kerja sama strategis antara Pemko Medan dan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, semakin te
Medan 17 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Pertemuan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier di Rumah
Medan 17 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sebagai sosial kontrol, media massa merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan di pusat maupun daerah. Unt
Medan 18 jam lalu
Kodim 0204/DS Gerebek Sarang Judi dan Narkoba di Kutalimbaru, Enam Orang Diamankan dan Sejumlah Barang Bukti Narkoba.
Medan 18 jam lalu