Senin, 30 Maret 2026

Ini Alasan Efek Japanese Walking Lebih Dahsyat dari Jogging

Administrator - Jumat, 17 Oktober 2025 10:19 WIB
Ini Alasan Efek Japanese Walking Lebih Dahsyat dari Jogging
Istimewa
Ilustrasi Japanese Walking.

"Interval cepat meningkatkan detak jantung dan membakar lemak, sementara fase lambat memungkinkan pemulihan tetap menjaga metabolisme tetap tinggi," jelas Dr Hiroshi Nore, dikutip dari Times of India.

Efek afterburn (EPOC), yang berarti tubuh Anda terus membakar kalori selama berjam-jam setelah berjalan. Mitokondria yang teraktivasi meningkatkan produksi energi, daya tahan, dan metabolisme lemak.

Apa yang Membuat Teknik Ini Lebih Baik daripada Jogging?

Studi yang dilakukan di Shinshu University menemukan bahwa peserta yang berlatih japanese walking ini selama lima bulan, berhasil menghilangkan 3-5 kg lemak. Sementara mereka yang berjalan dengan kecepatan tetap,, mengalami perubahan yang jauh lebih kecil.

Studi lain menemukan, bagi lansia, teknik jalan interval selama 10 tahun terlindungi dari komplikasi kebugaran terkait usia. Shinshu University juga menunjukkan bahwa mereka melaporkan peningkatan VO2 maks dan penurunan tekanan darah sistolik selama beberapa bulan.

Apakah Teknik Ini Cocok untuk Semua Orang?

Pendekatan sederhana dari teknik jalan ini jelas membuatnya menonjol. Tetapi, belum banyak penelitian yang menggabungkan teknik jalan Jepang ini.

Perlu atau tidaknya mencoba metode ini bergantung pada kondisi kesehatan masing-masing individu.

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru