3.096 Pelajar Diterima di UNIMED Melalui Jalur SNBP 2026
POSMETRO MEDAN, Medan Sebanyak 3.096 siswa dari total pendaftar ke UNIMED yang mencapai 23.629 siswa dinyatakan lolos seleksi masuk Univer
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Jumlah kasus flu jenis Influenza A dilaporkan meningkat dalam beberapa waktu terakhir di sejumlah wilayah Indonesia (21/10/25). Tidak hanya di Indonesia, lonjakan serupa juga terjadi di beberapa negara Asia, termasuk Malaysia, Jepang, dan Thailand.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, Thailand mengalami kenaikan signifikan dengan lebih dari 700.000 kasus influenza dan 61 kematian hingga awal Oktober 2025. Sementara itu, di Indonesia belum ada data rinci terkait wilayah yang mencatat jumlah kasus tertinggi.
Mengutip data WHO melalui sistem FluNet, Kementerian Kesehatan menyebut bahwa virus Influenza A varian H3N2 menjadi faktor dominan meningkatnya kasus gangguan pernapasan dalam beberapa bulan terakhir. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi virus musiman yang diperburuk oleh perubahan cuaca ekstrem serta tingginya kelembapan udara.
Meskipun terlihat umum, flu jenis Influenza A dengan subtipe H3N2 dapat menjadi berbahaya karena memiliki kemampuan bermutasi cepat, sehingga berpotensi melahirkan strain baru yang kebal terhadap sistem kekebalan tubuh. Gejalanya cenderung lebih berat dibandingkan jenis influenza lain, seperti demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, batuk kering, hingga berisiko menimbulkan komplikasi pneumonia.
Apabila gejala yang dialami tergolong ringan seperti flu biasa atau demam, penanganan dapat dilakukan dengan istirahat cukup dan konsumsi obat pereda gejala seperti parasetamol, ibuprofen, atau obat flu. Dalam kondisi normal, pengidap gejala biasanya akan membaik dalam jangka waktu 7 hingga 10 hari.
Influenza tipe A atau flu A merupakan salah satu jenis flu yang paling mudah menular dan bisa menyebabkan wabah besar. Virus ini menyerang sistem pernapasan dan dapat menimbulkan gejala ringan hingga berat, bahkan berujung fatal bila tidak ditangani dengan tepat.
Melansir Healthline, berbeda dengan flu biasa, gejala influenza tipe A biasanya muncul mendadak. Beberapa tanda yang umum dirasakan antara lain batuk, hidung tersumbat atau berair, sakit tenggorokan, demam, sakit kepala, nyeri otot dan tubuh, kelelahan hingga menggigil.
Pada sebagian kasus, gejala bisa membaik dengan istirahat dan cairan yang cukup. Namun bila keluhan tidak berkurang setelah seminggu, atau justru memburuk, sebaiknya segera periksa ke dokter. Flu tipe A yang tidak ditangani dapat menimbulkan komplikasi seperti pneumonia, serangan asma, atau gangguan jantung.
Perbedaan dengan Influenza B
Flu musiman umumnya disebabkan oleh virus influenza tipe A dan B. Namun, tipe A dianggap lebih berbahaya karena mudah bermutasi dan dapat menular dari hewan ke manusia, seperti burung atau babi.
Sementara influenza B hanya menyerang manusia dan bermutasi lebih lambat, sehingga jarang menyebabkan pandemi.
Cara Diagnosis dan Pengobatan
Dokter biasanya melakukan tes cepat menggunakan usapan dari hidung atau tenggorokan untuk mendeteksi keberadaan virus. Jika positif, pasien dapat diberi obat antivirus seperti Oseltamivir (Tamiflu), Zanamivir (Relenza) dan Peramivir (Rapivab)
Selain itu, obat baru Baloxavir Marboxil (Xofluza) dari Jepang juga sudah disetujui oleh FDA sejak 2018 untuk menghentikan replikasi virus influenza.
Selain pengobatan, istirahat cukup, minum air putih, dan menjaga daya tahan tubuh tetap penting dilakukan untuk mempercepat pemulihan.
Penderita flu bisa menularkan virus sejak satu hari sebelum gejala muncul hingga lima hari setelahnya. Pada kasus berat, terutama anak-anak dan lansia, masa menular bisa lebih lama.
Vaksinasi flu tahunan menjadi langkah pencegahan paling efektif. Selain itu, masyarakat disarankan untuk:
- Rajin mencuci tangan
- Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin
- Menghindari kerumunan saat musim flu
- Beristirahat di rumah sampai demam benar-benar reda
Influenza tipe A bukan sekadar flu biasa. Infeksi ini bisa menyebabkan komplikasi serius bila diabaikan. Jika gejala flu disertai demam tinggi, nyeri tubuh berat, atau sesak napas, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
(wan/bbs)
POSMETRO MEDAN, Medan Sebanyak 3.096 siswa dari total pendaftar ke UNIMED yang mencapai 23.629 siswa dinyatakan lolos seleksi masuk Univer
Medan 2 jam lalu
Posmetro Medan,Medan Musrenbang RKPD 2027 memiliki nilai strategis sebagai arah pembangunan kota Medan kedepan. Penyelenggaraan Musrenbang
Medan 3 jam lalu
Rektor UINSU Medan Komitmen Pada Mutu Lulusan Menjadi PrioritasPOSMETRO MEDAN, Medan Terkait beberapa berita di media sosial yang menyata
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDANKomitmen mewujudkan rekrutmen Polri yang bersih dan transparan kembali digaungkan. Polrestabes Medan secara resmi menggelar u
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi. S.Ag MM mendukung pelaksanaan Musyaw
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pusat Pengembangan Bahasa (PUSPESA) UIN Sumatera Utara Medan turut berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggaraka
Medan 4 jam lalu
Ketua Lembaga Fokus Rehabilitasi Narkotika Indonesia Apresiasi Suksesnya Pengamanan Idul Fitri 1447 H di Kota Medan
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Asahan Suasana berbeda terasa di lapangan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Asahan, Senin (30/03/2026) selepas pelaksanaan apel
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kantor Urusan Agama (KUA) Sunggal kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin.
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Pelarian Andi Hakim Febriansyah, mantan Kepala Kas Bank BNI Unit Aek Nabara, Cabang Rantauprapat, yang diduga mengg
Medan 6 jam lalu