Pemko Sibolga dan DPC Partai Demokrat Bersinergi Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Huntap
Pemko Sibolga dan DPC Partai Demokrat Bersinergi Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Huntap
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN– Arus lalu lintas di kawasan Lapangan Merdeka Medan mengalami kemacetan total pada Rabu (17/6/2026).
Ratusan mahasiswa yang tergabung dari berbagai universitas di Sumatra Utara dan nasional menggelar aksi unjuk rasa hingga memblokade jalan.
Massa aksi tersebut merupakan gabungan mahasiswa dari Politeknik Negeri Medan (Polmed), Universitas Sumatera Utara (USU), UIN Sumatra Utara, Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas Quality, dan Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah.
Baca Juga:
Pantauan di lokasi, para mahasiswa tampak membentangkan spanduk besar berisi tuntutan dan melakukan orasi secara bergantian di tengah jalan, yang memaksa kendaraan roda dua maupun roda empat mencari jalur alternatif.
Dalam aksi unjuk rasa kali ini, aliansi mahasiswa membawa tujuh poin tuntutan krusial yang mendesak pemerintah pusat maupun daerah untuk segera berbenah:
Baca Juga:
• Stabilisasi Ekonomi: Mendesak stabilisasi kurs Rupiah secara cepat dan tepat.
• Tata Kelola MBG: Reformasi total terhadap tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
• Revisi Regulasi: Meninjau ulang Undang-Undang (UU) Polri yang telah disahkan.
• Sektor Energi: Evaluasi total terhadap tata kelola sumber energi nasional.
• Pemberantasan Korupsi: Tindak tegas seluruh oknum yang merugikan keuangan negara.
• Penegakan Hukum: Segera sahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
• Isu Lingkungan: Menuntut pemerintah bertanggung jawab penuh atas kerusakan lingkungan serta menyiapkan langkah antisipasinya.
Selain menyampaikan poin-poin tuntutan di atas, massa aksi sengaja melakukan pemblokiran jalan sebagai bentuk protes keras dan ujian terhadap respons aparat penegak hukum di lapangan.
"Aksi memblokade jalan ini sengaja kita lakukan karena kita mau melihat bagaimana tanggung jawab dan respons pihak kepolisian dalam mengawal aspirasi rakyat," tegas salah seorang orator dari atas mobil komando.
Hingga berita ini diturunkan, aksi unjuk rasa masih berlangsung di bawah pengawalan ketat dari aparat kepolisian Polrestabes Medan. Kemacetan panjang pun masih terlihat mengular di seputaran inti kota Medan.(Adam)
Pemko Sibolga dan DPC Partai Demokrat Bersinergi Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Huntap
Sumut satu jam lalu
Diduga Jadi Lokasi Transaksi Sabu, Timsus Anti Narkoba Polres Asahan Amankan Seorang Pria dengan Barang Bukti 63,67 Gram Sabu
Peristiwa 2 jam lalu
Hasil Singapura vs Indonesia 11, Gol Ragnar Oratmangoen Tak Cukup, Garuda Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026.
Sport 5 jam lalu
Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan hingga Korban Meninggal Dunia.
Kriminal 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Taput Langkah strategis kembali diambil Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam menjaga kesehatan fiskal daerah. Bupati
Inter-Nasional 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jaksel Rayakan hari jadi ke 14 pada 8 Agustus 2026, Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) menggelar berbagai kegi
Inter-Nasional 7 jam lalu
Polisi Amankan Perempuan Diduga Buang Bayi di Tepi Sungai Asahan.
Peristiwa 7 jam lalu
Sidang Waterfront City Samosir, Penasihat Hukum Enda Simakasura Tegaskan Proyek Selesai dan Perubahan Sesuai Adendum.
Medan 8 jam lalu
Kanwil Kemenkum Sumut Laksanakan Pengawasan Kepatuhan Pembayaran Royalti di Rumah Bernyanyi Eleven Family Medan
Medan 9 jam lalu
Kapolres Dairi Ungkap Kronologi Penganiayaan Berujung Maut di Tanah Pinem, dalam sebuah jumpa pers.
Peristiwa 9 jam lalu