Jumat, 04 September 2026

34 Mahasiswa UINSU Beri Dampak Nyata bagi Warga Lewat KKN di Huta III Dolok Simalungun

Faliruddin Lubis - Jumat, 04 September 2026 22:16 WIB
34 Mahasiswa UINSU Beri Dampak Nyata bagi Warga Lewat KKN di Huta III Dolok Simalungun
IST
34 mahasiswa UINSU melaksanakan KKN, di Desa Huta III Dolok Nagori Boluk, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun.

POSMETRO MEDAN,Simalungun- Sebanyak 34 mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), di Desa Huta III Dolok Nagori Boluk, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun selama satu bulan, dimulai pada 27 Juli hingga 28 Agustus 2026.

Puluhan mahasiswa KKN UINSU ini, berasal dari Fakultas Syari'ah dan Hukum, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Ushuludin dan Studi Islam.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UINSU ini, memberikan edukasi pencegahan, penanganan stunting bagi masyarakat, dan aksi gizi dirangkai dengan Integrasi Layanan Primer (IPL) berkolaborasi dengan Puskesmas setempat.

Baca Juga:

"Dalam pelaksanaan IPL ini, mahasiswa KKN, ikut serta memberikan edukasi hidup sehat terhadap masyarakat, seperti ibu hamil, warga memiliki balikan dan masyarakat yang lanjut usia," kata Ketua KKN UINSU Huta III Dolok 2026, M. Fikri Pratama, dalam keterangan persnya, Jumat 4 September 2026.

Baca Juga:

Kemudian, mahasiswa KKN UINSU berkunjung ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) 098023 Kampung Dolok Bangun, dengan memberikan edukasi dan pencegahan dampak bullying.

Lanjut, Fikri mengungkapkan bahwa kegiatan ini, sebagai wujud mahasiswa memiliki dengan kepedulian terhadap terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan.

"Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai apa yang dimaksud dengan bullying, berbagai bentuk perundungan, serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban maupun lingkungan sekolah," jelas Fikri.

Fikri menjelaskan dalam enyampaian materi dilakukan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Para siswa juga diajak untuk mengenali berbagai tindakan yang dapat dikategorikan sebagai bullying, mulai dari mengejek, memberikan julukan yang menyakitkan, mengucilkan teman, melakukan kekerasan fisik, hingga tindakan lain yang dapat membuat seseorang merasa takut, malu, atau tertekan.

Halaman:
Tags
beritaTerkait
Polsek Girsang Sipangan Bolon Tindak Lanjut Laporan Pengerusakan di Bangun Dolok
Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei Simalungun Terbakar, 3 Orang Pekerja Tewas
Dandim 0201/Medan Bekali Mahasiswa UIN SU Wawasan Kebangsaan dan Penguatan Nasionalisme
Cegah Api Sebelum Membesar, Sat Reskrim Polres Simalungun Gandeng Manggala Agni Sisir Kawasan Rawan Karhutla
Rektor Ingatkan Masa Perkulihan Bangun Intelektual dan Karakter
Kapolrestabes Medan Temui Mahasiswa Universitas Darma Agung yang Bertahan di Kantor LLDikti Sumut
komentar
beritaTerbaru