Heboh! Konten Cewek “Prank Handuk Lepas”, Durasi 1 Menit Viral di X
Heboh Konten &ldquoPrank Handuk Lepas&rdquo, Durasi 1 Menit Viral di X, Warganet Berlomba Kejar Link.
Viral 39 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan– Kuasa hukum mantan karyawan Rumah Sakit (RS) Sarah Medan,Nasib Butarbutar, SH, MH menyatakan bahwa kliennya telah menjadi korban dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) oleh pihak manajemen Rumah Sakit Sarah.
Hal ini disampaikan dalam keterangan pers resmi yang diterima media, Kamis (19/6/2025).
Dalam pengaduannya, para karyawan menyampaikan bahwa mereka mengalami pemotongan gaji secara sepihak hingga 50 persen, tanpa adanya sosialisasi maupun kesepakatan bersama antara pihak pengusaha dan pekerja.
Baca Juga:
Bahkan, sebagian dari mereka hanya dipekerjakan selama 15 hari dalam sebulan, sementara sisanya dirumahkan, namun gaji yang diterima hanya sesuai dengan hari kerja yang dijalani.
"Pemotongan ini dilakukan secara sepihak. Tidak ada perjanjian atau kesepakatan antara pihak manajemen dan karyawan. Klien kami merasa hak-haknya sebagai pekerja dilanggar," ujar Nasib Butarbutar.
Baca Juga:
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa beberapa karyawan dipanggil satu per satu oleh pihak manajemen dan diminta menandatangani surat pernyataan yang berisi persetujuan terhadap kebijakan efisiensi rumah sakit.
Namun, menurut kuasa hukum, penandatanganan tersebut diduga terjadi di bawah tekanan atau intervensi.
"Berdasarkan keterangan klien kami, banyak dari mereka menandatangani surat itu bukan karena keikhlasan, tetapi karena merasa tidak memiliki pilihan lain. Mereka takut kehilangan pekerjaan," tambahnya.
Menurut data yang dihimpun, praktik pemotongan gaji ini telah berlangsung sejak April 2023. Bahkan, ada kasus di mana gaji yang sempat dibayarkan penuh secara transfer, kemudian ditarik kembali oleh pihak rumah sakit dengan alasan yang tidak jelas.
Terkait kasus ini, pengaduan resmi telah disampaikan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sumatera Utara pada 27 Mei 2025 atas nama Sumari Maria.
Menyusul laporan tersebut, pihak pengawasan tenaga kerja wilayah I juga telah mendatangi lokasi dan melakukan permintaan keterangan serta pengumpulan data dari pihak rumah sakit.
Nasib Butarbutar menyatakan, akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan menuntut agar pihak manajemen RS Sarah bertanggung jawab serta memenuhi hak-hak normatif para karyawan yang telah dirugikan.
Hingga berita ini diterbitkan, manajemen RS Sarah belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan tersebut.(Red/Usa)
Heboh Konten &ldquoPrank Handuk Lepas&rdquo, Durasi 1 Menit Viral di X, Warganet Berlomba Kejar Link.
Viral 39 menit lalu
POSMETRO MEDAN,MEDANKepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Medan H Tengku Chairuniza S.Sos, MAP dan Ketua Ketua Komite Olahraga Nasio
Sport 57 menit lalu
Menjadi Kapolda Sumatera Utara bukanlah penugasan biasa. Di pundak seorang Kapoldasu, bertumpu tanggung jawab menjaga salah satu provinsi
Profil satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labusel Pagi itu, Jalan Baru Lingkungan Kampung Banjar 2, Kelurahan Kotapinang tampak lebih hidup dari biasanya. Riuh re
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, LABUSEL Komitmen tanpa kompromi Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) kembali menunjukkan komitmen dalam pemberantasan pe
Kriminal 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, PandanRumah Zakat melalui program Relawan Inspirasi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengaku kepergiannya berobat ke luar negeri sudah melapor ke Kementerian
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,DELI SERDANG Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut mengungkap peredaran narkotika jenis liquid (cair) da
Kriminal 5 jam lalu
POSMETRO MEDANKomitmen Polsek Patumbak dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Seorang pr
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN,PADANGSIDIMPUAN Polda Sumut melalui Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan menangkap seorang pria berinisial M alias K alias
Kriminal 21 jam lalu