Jumat, 14 Agustus 2026
Forum Pangan Nasional APEKSI 2026

Rico Waas : Kota tak Bisa Hanya Jadi Konsumen, Saat Bangun Ketahanan Pangan

Evi Tanjung - Senin, 29 Juni 2026 20:02 WIB
Rico Waas : Kota tak Bisa Hanya Jadi Konsumen, Saat Bangun Ketahanan Pangan
ist
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto memukul gong pada Forum Pangan Nasional dalam rangkaian Rakernas ke-18 APEKSI 2026 di Grand Inna Hotel Medan, Senin (29/6/2026).

POSMETRO MEDAN, Medan - Kota bukan lagi sekadar konsumen pangan. Di tengah pesatnya urbanisasi dan terbatasnya lahan pertanian, pemerintah kota dituntut mampu menjamin ketersediaan pangan melalui kolaborasi, penguatan distribusi, dan inovasi.

Hal itu disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menghadiri Forum Pangan Nasional dalam rangkaian Rakernas ke-18 APEKSI 2026 di Grand Inna Hotel Medan, Senin (29/6/2026).

Baca Juga:

Dalam forum bertema "Menata Kelola Pangan, Merajut Ketangguhan Kota" yang dibuka Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, Rico Waas menilai kota metropolitan seperti Medan memiliki keterbatasan memproduksi pangan karena lahannya didominasi kawasan permukiman dan pusat aktivitas ekonomi.

Baca Juga:

"Kota Medan sendiri, di mana kita mau menanam padi atau membangun perkebunan? Kota kita sudah menjadi metropolitan. Karena itu, tantangannya adalah bagaimana memastikan pangan tetap tersedia dan semakin baik bagi masyarakat," ujar Rico Waas. Menurutnya, ketergantungan terhadap daerah pemasok juga membuat kota rentan terhadap gejolak inflasi.

Terkait itu, Rico Waas mengajak seluruh pemerintah kota memperkuat kerja sama dengan daerah penghasil serta mendorong inovasi seperti smart farming, urban farming, dan pengembangan komoditas unggulan. "Forum seperti ini menjadi kesempatan bagi kota-kota untuk saling belajar dan menciptakan solusi bersama. Kalau ketahanan pangan kita baik, kota kita akan semakin tangguh, ekonomi juga semakin kuat," pungkasnya.

Sementara itu, Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan tantangan ketahanan pangan perkotaan semakin kompleks akibat keterbatasan lahan, pertumbuhan penduduk, perubahan iklim, dan dinamika ekonomi global. Karena itu, pemerintah daerah perlu memperkuat kolaborasi, inovasi, dan tata kelola yang adaptif untuk mewujudkan kemandirian pangan. (ATN)

Tags
beritaTerkait
Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian Apresiasi Keberhasilan Tim Penagihan Tunggakan Pajak Juli 2026 Dengan Nilai Rp 1,4 Miliar
Kepala Bependa Kota Medan Lakukan Kunjungan Balasan ke BPJS Ketenagakerjaan Medan Kota
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Melvi Marlabayana Targetkan 61.170 Pohon Pengganti Ditanam di Medan
Rico Waas Ajukan Pencabutan Perda Lembaga Kemasyarakatan
Farah Adiba, Santri Darul Hikmah Raih BIB Kementerian Agama
Membawa Sakralitas Melayu Deli ke Panggung Festival Bedhayan VI 2026
komentar
beritaTerbaru