Rabu, 15 Juli 2026

Distribusi BBM Lumpuh Akibat Kekurangan Sopir, Gubsu Bobby Siapkan TNI/Polri Bantu Distribusikan ke SPBU

Salamuddin Tandang - Rabu, 15 Juli 2026 11:36 WIB
Distribusi BBM Lumpuh Akibat Kekurangan Sopir, Gubsu Bobby Siapkan TNI/Polri Bantu Distribusikan ke SPBU
ist
Pertamina, sebenarnya bukan BBM-nya yang langka. Yang menjadi kendala adalah distribusinya karena pengemudi truk pengangkut BBM berkurang.

POSMETRO MEDAN,MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Sumut dalam kondisi aman. Kelangkaan yang terjadi di sejumlah SPBU disebut bukan disebabkan kekurangan pasokan, melainkan terganggunya distribusi akibat berkurangnya pengemudi truk pengangkut BBM.

Hal itu disampaikan Bobby Nasution kepada wartawan usai mengikuti rapat koordinasi terkait distribusi BBM di Kantor Gubernur Sumut, Jalan P. Diponegoro, Medan, Selasa (14/7/2026).

Menurut Bobby, berdasarkan penjelasan yang diterimanya dari Pertamina, persoalan utama saat ini berada pada distribusi BBM dari depot ke SPBU.

Baca Juga:

"Tadi disampaikan Pertamina, sebenarnya bukan BBM-nya yang langka. Yang menjadi kendala adalah distribusinya karena pengemudi truk pengangkut BBM berkurang. Informasi yang kami terima terjadi pemberhentian massal sehingga armada pengangkut tidak bisa beroperasi secara normal," kata Bobby.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumut telah berkoordinasi dengan Pertamina, TNI dan Polri guna memastikan distribusi BBM kembali berjalan normal.

Baca Juga:

Bobby mengatakan pihaknya meminta personel TNI dan Polri disiapkan untuk membantu proses distribusi, baik sebagai pengemudi maupun pengamanan armada pengangkut BBM apabila dibutuhkan.

"Mulai malam ini kami minta tim dari TNI dan Polri siap. Tinggal menunggu kebutuhan yang disampaikan Pertamina, berapa jumlah personel yang diperlukan untuk membantu distribusi," ujarnya.

Ia menegaskan Pemprov Sumut siap memberikan dukungan penuh agar gangguan distribusi tidak berlarut-larut dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun roda perekonomian.

Meski demikian, Bobby menyebut persoalan terkait perekrutan maupun pemberhentian pengemudi merupakan urusan internal perusahaan yang menjadi kewenangan Pertamina.

"Soal perekrutan atau pemberhentian pengemudi itu ranah internal mereka. Yang terpenting bagi kami, jangan sampai persoalan internal tersebut berdampak kepada masyarakat Sumatera Utara," tegasnya.

Halaman:
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Berharap Alokasi TKD Sumut Tahun 2027 Tetap Setara 2026
Kelangkaan BBM di Sumut, Ini Kata Pertamina dan Gubernur Bobby Nasution
Percepat Pemulihan Daerah,Pemko Medan Optimalkan TKD Tambahan
Polres Dairi Lewat Sat Binmas Tertibkan Arus Lalin di Antrean SPBU
Gubernur Bobby Nasution Buka MPLS 2026 se-Sumut
Gubernur Bobby Nasution Tegaskan Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Peserta Didik
komentar
beritaTerbaru