Camat Medan Selayang Tekankan Peran Kepling Sebagai Pengayom dan Garda Terdepan Pelayanan
POSMETROMEDAN, Medan Camat Medan Selayang Muhammad Husnul Hafiz Rambe, S.STP., M.AP memimpin Apel Gabungan sekaligus Pelantikan Kepala Ling
Medan 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan — Aroma tajam operasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyeruak di Sumatera Utara. Setelah menyisir rumah pemilik DNG Group pada siang hari, malam harinya giliran Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mandailing Natal yang diobrak-abrik.
Tim antirasuah keluar dari lokasi dengan membawa sejumlah barang bukti, yang hingga kini belum dirinci secara resmi.
Langkah cepat dan agresif KPK ini sontak mengundang tanda tanya besar, baik di kalangan jurnalis maupun masyarakat Sumut. Grup-grup WhatsApp penuh spekulasi: "Beranikah KPK menyentuh sang gubernur?" Sebuah pertanyaan yang menggantung, namun tajam, mengingat posisi Gubernur sebagai pucuk pimpinan pemerintahan di provinsi ini.
Baca Juga:
Topan Obaja Ginting, pejabat Pemprov Sumut yang lebih dulu ditangkap, disebut-sebut hanya bagian dari permukaan gunung es. Pertanyaan klasik pun kembali mencuat: "Mungkinkah Topan bermain sendiri tanpa restu atau perlindungan dari atasannya?" Dalam birokrasi yang sarat hierarki dan intrik, sulit dipercaya seorang pejabat level menengah bisa bergerak bebas tanpa sokongan dari 'atas angin'.
Banyak pihak menduga, penangkapan Topan hanyalah pintu masuk. KPK diyakini sedang menelusuri jalur uang, perintah, dan relasi kuasa. Jika benar ada struktur yang melibatkan nama-nama besar, bukan tidak mungkin akan muncul babak baru dalam drama besar korupsi di Sumatera Utara.
Baca Juga:
Rakyat Sumut kini menanti transparansi dan keberanian dari KPK. Terlalu lama provinsi ini dirundung praktik "dagang sapi" dan proyek bagi-bagi kue yang menguntungkan elite, namun memiskinkan rakyat. Publik pun mulai muak dengan pola lama yang terus berulang.
Logika publik berkata: Topan tak akan seberani itu jika tak merasa kebal. Narasi umum menyimpulkan: tak mungkin ia bertindak tanpa tameng kuat. Maka, wajar jika sorotan mulai diarahkan ke kantor tertinggi di provinsi ini.
Pertanyaannya kini: Apakah KPK siap membongkar semuanya? Apakah benar ada "raja-raja kecil" di balik pengaturan proyek? Dan yang paling ditunggu: Apakah KPK berani menyentuh figur tertinggi di Sumut?
Untuk sekarang, Sumatera Utara hanya bisa menunggu. Tapi satu hal pasti: rakyat tidak akan diam. Semua mata kini tertuju pada siapa yang akan terseret berikutnya dalam pusaran korupsi ini.
Sumut butuh bersih—bukan basa-basi. (Reza Nst)
POSMETROMEDAN, Medan Camat Medan Selayang Muhammad Husnul Hafiz Rambe, S.STP., M.AP memimpin Apel Gabungan sekaligus Pelantikan Kepala Ling
Medan 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Cuaca kota Medan hari ini Jumat 13 Februari 2026 diramal bakalan diguyur hujan ringan.Kondisi cuaca kota Medan terse
Sumut 51 menit lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Ketua Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Sumatera Utara, Irfandi SH, dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) S
Medan 2 jam lalu
Kabar Perceraian Inara Rusli dan Insanul Fahmi Lewat Whatsapp Dibantah Kuasa Hukum.
Lifestyle 2 jam lalu
Bahas Perencanaan Medan Zoo, Rico Waas Mari Jaga Satwa dan Kelestarian Alam
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Taanuli Tengah Tidak menunggu situasi memburuk, tidak menanti korban bertambah. Satuan Brimob Polda Sumut bergerak cepat sa
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,BATANG TORU Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumut terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan masy
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Tim Satgas Pangan Polri bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Perum Bulog melakukan pengecekan lan
Medan 2 jam lalu
Federasi Balap Motor Internasional (FIM) telah mengumumkan secara resmi kalender lengkap Kejuaraan Dunia MotoGP musim 2026.
Sport 3 jam lalu
Polres Labuhanbatu Sita Sabu dan Ketamin Bernilai Miliaran Rupiah dari Residivis Narkotika.
Kriminal 3 jam lalu