Dukung Ketahanan Pangan, Polrestabes Medan Resmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
POSMETROMEDAN, Medan Mendukung program strategis nasional terkait kesejahteraan masyarakat, Polrestabes Medan resmi meluncurkan Satuan Pel
Sumut 13 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan — Aroma tajam operasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyeruak di Sumatera Utara. Setelah menyisir rumah pemilik DNG Group pada siang hari, malam harinya giliran Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mandailing Natal yang diobrak-abrik.
Tim antirasuah keluar dari lokasi dengan membawa sejumlah barang bukti, yang hingga kini belum dirinci secara resmi.
Langkah cepat dan agresif KPK ini sontak mengundang tanda tanya besar, baik di kalangan jurnalis maupun masyarakat Sumut. Grup-grup WhatsApp penuh spekulasi: "Beranikah KPK menyentuh sang gubernur?" Sebuah pertanyaan yang menggantung, namun tajam, mengingat posisi Gubernur sebagai pucuk pimpinan pemerintahan di provinsi ini.
Baca Juga:
Topan Obaja Ginting, pejabat Pemprov Sumut yang lebih dulu ditangkap, disebut-sebut hanya bagian dari permukaan gunung es. Pertanyaan klasik pun kembali mencuat: "Mungkinkah Topan bermain sendiri tanpa restu atau perlindungan dari atasannya?" Dalam birokrasi yang sarat hierarki dan intrik, sulit dipercaya seorang pejabat level menengah bisa bergerak bebas tanpa sokongan dari 'atas angin'.
Banyak pihak menduga, penangkapan Topan hanyalah pintu masuk. KPK diyakini sedang menelusuri jalur uang, perintah, dan relasi kuasa. Jika benar ada struktur yang melibatkan nama-nama besar, bukan tidak mungkin akan muncul babak baru dalam drama besar korupsi di Sumatera Utara.
Baca Juga:
Rakyat Sumut kini menanti transparansi dan keberanian dari KPK. Terlalu lama provinsi ini dirundung praktik "dagang sapi" dan proyek bagi-bagi kue yang menguntungkan elite, namun memiskinkan rakyat. Publik pun mulai muak dengan pola lama yang terus berulang.
Logika publik berkata: Topan tak akan seberani itu jika tak merasa kebal. Narasi umum menyimpulkan: tak mungkin ia bertindak tanpa tameng kuat. Maka, wajar jika sorotan mulai diarahkan ke kantor tertinggi di provinsi ini.
Pertanyaannya kini: Apakah KPK siap membongkar semuanya? Apakah benar ada "raja-raja kecil" di balik pengaturan proyek? Dan yang paling ditunggu: Apakah KPK berani menyentuh figur tertinggi di Sumut?
Untuk sekarang, Sumatera Utara hanya bisa menunggu. Tapi satu hal pasti: rakyat tidak akan diam. Semua mata kini tertuju pada siapa yang akan terseret berikutnya dalam pusaran korupsi ini.
Sumut butuh bersih—bukan basa-basi. (Reza Nst)
POSMETROMEDAN, Medan Mendukung program strategis nasional terkait kesejahteraan masyarakat, Polrestabes Medan resmi meluncurkan Satuan Pel
Sumut 13 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Sumut melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke distributor sekaligus pabrik pengel
Medan 20 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Labuhan Polsek Medan Labuhan memberikan klarifikasi resmi terkait penanganan kasus penganiayaan yang bermula dari s
Kriminal 26 menit lalu
POSMETROMEDAN,Pandan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MAN 3 Tapanuli Tengah menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung pola hid
Sumut 31 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kepala Kejaksaan Tinngi Sumatera Utara (Kajati Sumut), Dr.Harli Siregar, SH.,M.Hum, Jumat (13/2/2026) secara resmi bu
Sport 55 menit lalu
POSMETROMEDAN, Labuhanbatu Seorang pria berinisial Gito, yang disebutsebut sebagai bagian dari jaringan peredaran sabu di wilayah Panai
Medan satu jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Pemerintah Kota (Pemko) Medan resmi membuka gelaran Pasar Murah menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Peresmian yang d
Medan satu jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Camat Medan Selayang Muhammad Husnul Hafiz Rambe, S.STP., M.AP memimpin Apel Gabungan sekaligus Pelantikan Kepala Ling
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Cuaca kota Medan hari ini Jumat 13 Februari 2026 diramal bakalan diguyur hujan ringan.Kondisi cuaca kota Medan terse
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Ketua Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Sumatera Utara, Irfandi SH, dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) S
Medan 3 jam lalu