Kamis, 05 November 2026

Antrian BBM Berlarut-larut, APH Diminta Usut Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Pejabat Pertamina

Evi Tanjung - Sabtu, 01 Agustus 2026 19:17 WIB
Antrian BBM Berlarut-larut, APH Diminta Usut Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Pejabat Pertamina
ist
Ketua Perkumpulan Masyarakat Demokrasi Empat Belas (PD14), Muhri Fauzi Hafiz

Berdasarkan surat permohonan tertanggal 29 Juli 2026, PD14 meminta sedikitnya 17 jenis informasi yang berkaitan dengan sistem distribusi BBM. Namun, hingga saat ini, menurut Muhri, surat tersebut belum memperoleh tanggapan.

"Ketika permintaan informasi publik tidak dijawab, tentu menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Kami berharap Pertamina memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak memunculkan berbagai spekulasi," ujarnya.

Baca Juga:

Lebih lanjut, Muhri meminta aparat penegak hukum mendalami dugaan praktik penyimpangan dalam distribusi BBM apabila ditemukan bukti yang mengarah ke sana.

"Jika memang terdapat indikasi pelanggaran hukum atau praktik mafia BBM dalam distribusi maupun penimbunan, maka aparat penegak hukum harus mengusutnya secara tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat kelangkaan BBM yang berkepanjangan," tegasnya.

Baca Juga:

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat tanggapan resmi dari pihak Pertamina terkait pernyataan maupun surat permohonan informasi yang disampaikan oleh PD14. ( Red)

Tags
beritaTerkait
Dugaan Pemerasan BUMN dan Sengketa Legalitas Ketua Umum IWO, Nama Teuku Yudhistira Jadi Sorotan
Respons Cepat Kapolda Metro Jaya, Aduan Penganiayaan Warga Disabilitas yang Mandek 8 Bulan Akhirnya Tuntas
Tracing TB Terbaik Nasional, Wamenkes Apresiasi Inovasi PAS JEMPOL Deli Serdang
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Tinjau Pembangunan Drainase Jalan STM–Alfalah, Pemko Medan Perkuat Upaya Antisipasi Genangan
Sehari Usai Deklarasi, Farianda Putra Sinik Ambil Formulir Calon Ketua PWI Sumut Periode 2026-2031
Pemko Binjai Respons Polemik Halloween Satuan.co, Sekda Minta OPD Terkait Turun Tangan
komentar
beritaTerbaru