Indonesia Ditahan Singapura 1-1, Juara Piala AFF Cuma Mimpi
Hasil Singapura vs Indonesia 11, Gol Ragnar Oratmangoen Tak Cukup, Garuda Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026.
Sport satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan– Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Ade Jona Prasetyo, SH, MH, MM, menekankan pentingnya kejujuran dan kepercayaan sebagai modal utama dalam meraih kesuksesan.
Menurutnya, kedua nilai tersebut harus menjadi prinsip dalam setiap langkah kehidupan, baik dalam dunia pendidikan, pekerjaan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Hal itu disampaikan Ade Jona saat menggelar kegiatan reses di lokasi YAPIM, Jalan Air Bersih, Kecamatan Medan Kota, Kamis (6/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi, keluhan, dan persoalan yang disampaikan masyarakat.
Baca Juga:
Ade Jona mengatakan, pembangunan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi salah satu hal penting yang harus mendapat perhatian. Menurutnya, pendidikan harus diperkuat sejak jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas/kejuruan (SMA/SMK), hingga perguruan tinggi.
"Untuk menciptakan SDM yang baik, pendidikan harus menjadi perhatian bersama. Pendidikan harus terus didorong mulai dari SD, SMP, SMA/SMK sampai ke perguruan tinggi," ujar Ade Jona.
Baca Juga:
Politikus muda Partai Gerindra itu juga menceritakan bahwa dirinya lahir dan besar di Kota Medan. Ia mengaku banyak pengalaman yang membentuk dirinya hingga saat ini, salah satunya adalah pentingnya memegang teguh prinsip kejujuran dan membangun kepercayaan.
"Kejujuran dan kepercayaan adalah modal utama dalam setiap langkah hidup. Kalau kita ingin sukses, kita harus bisa menjaga kepercayaan dan selalu menjunjung tinggi kejujuran," katanya.
Dalam reses tersebut, sejumlah persoalan disampaikan warga kepada Ade Jona. Di antaranya terkait data desil yang dinilai tidak sesuai sehingga menyebabkan sebagian masyarakat tidak mendapatkan bantuan pemerintah.
Warga juga menyampaikan keluhan mengenai besaran SPP di sejumlah SMA Negeri di Kota Medan yang disebut bervariasi, mulai dari Rp150 ribu hingga Rp300 ribu per siswa setiap bulan.
Selain itu, persoalan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan juga menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan. Warga turut mengeluhkan tingginya harga kebutuhan pokok, biaya pajak dan listrik, serta persoalan yang dihadapi masyarakat lanjut usia (lansia).
Seluruh aspirasi tersebut didengarkan dan dicatat oleh Ade Jona. Ia menyampaikan bahwa berbagai persoalan masyarakat membutuhkan koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah serta pihak terkait agar dapat dicarikan solusi.
Ada sejumlah momen menarik dalam kegiatan reses tersebut. Salah satunya ketika seorang warga menyampaikan bahwa terdapat anggota keluarganya yang sedang sakit dan membutuhkan pertolongan.
Mendengar informasi tersebut, Ade Jona langsung merespons dan meminta salah seorang asistennya untuk membantu membawa warga tersebut ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis.
"Kalau menyangkut kemanusiaan, itu yang paling utama. Kita harus cepat memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan," ujar Ade Jona.
Respons tersebut mendapat perhatian dari warga yang hadir dalam kegiatan reses.
Tidak hanya persoalan kesehatan, Ade Jona juga merespons keluhan seorang pemuda yang mempertanyakan sulitnya memperoleh pekerjaan.
Ade Jona kemudian membuka peluang pekerjaan bagi pemuda tersebut. Ia juga mendorong agar pemuda tersebut tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Menurutnya, pendidikan dan dunia kerja harus berjalan beriringan. Namun, di atas semuanya, kejujuran dan kepercayaan tetap menjadi modal penting untuk membangun masa depan.
Salah seorang warga bernama Anton turut memberikan tanggapan terkait kegiatan reses tersebut. Ia menilai respons cepat yang ditunjukkan Ade Jona menjadi hal positif bagi masyarakat.
"Respons cepat Ade Jona sebenarnya sangat berdampak baik bagi kami sebagai warga Kota Medan. Menurut saya, beliau sosok yang mengayomi, rendah hati, humble dan memiliki integritas tinggi," ujar Anton.
Anton juga mengapresiasi kehadiran Ade Jona yang menurutnya bersedia mendengarkan langsung persoalan masyarakat.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Ade Jona Prasetyo. Semoga beliau terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya warga Kota Medan," pungkasnya.
Kalau ingin, artikel ini juga bisa dibuat **lebih tajam ala berita Posmetro Medan**, dengan judul yang lebih menarik dan lead yang lebih kuat.(ATN/REL)
Hasil Singapura vs Indonesia 11, Gol Ragnar Oratmangoen Tak Cukup, Garuda Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026.
Sport satu jam lalu
Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan hingga Korban Meninggal Dunia.
Kriminal satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Taput Langkah strategis kembali diambil Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam menjaga kesehatan fiskal daerah. Bupati
Inter-Nasional 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jaksel Rayakan hari jadi ke 14 pada 8 Agustus 2026, Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) menggelar berbagai kegi
Inter-Nasional 3 jam lalu
Polisi Amankan Perempuan Diduga Buang Bayi di Tepi Sungai Asahan.
Peristiwa 3 jam lalu
Sidang Waterfront City Samosir, Penasihat Hukum Enda Simakasura Tegaskan Proyek Selesai dan Perubahan Sesuai Adendum.
Medan 4 jam lalu
Kanwil Kemenkum Sumut Laksanakan Pengawasan Kepatuhan Pembayaran Royalti di Rumah Bernyanyi Eleven Family Medan
Medan 6 jam lalu
Kapolres Dairi Ungkap Kronologi Penganiayaan Berujung Maut di Tanah Pinem, dalam sebuah jumpa pers.
Peristiwa 6 jam lalu
Polres Labuhanbatu dan KNPI memperkuat sinergitas menjaga keamanan.
Sumut 6 jam lalu
Polsek Munte Bersama Forkopimcam Bagikan Bendera Merah Putih, Kobarkan Semangat Nasionalisme Jelang HUT RI ke81.
Sumut 6 jam lalu