Dinas Pendidikan Pematangsiantar Tindak Lanjut Video Viral terkait Bullying dan Pemukulan Siswi SMP
Dinas Pendidikan Pematangsiantar Tindak Lanjut Video Viral terkait Bullying dan Pemukulan Siswi SMP
Sumut 3 jam lalu
Pertunjukan semakin kuat melalui sinandong dedeng Deli yang disusun dalam tujuh bait. Musik pengiring menggunakan gaya sinandong lama, dengan kekayaan instrumen tradisional Melayu seperti gendang dua muka, pakpung, dol, ketipung, canang, serunai, bangsi, arbab, dan gong.
Perpaduan gerak, suara, musik, properti, busana, serta suasana ritus menjadikan "Dayang Nan Tujuh" bukan sekadar tontonan, tetapi sebuah perjalanan imajinatif menuju ruang kebudayaan Melayu Deli yang lebih tua dan dalam.
Baca Juga:
Ketika Tari Melayu Menjadi Ruang Sakral
Pertunjukan tersebut dipimpin oleh M. Muhar Omtatok, yang sekaligus menjadi narasumber dan penulis sinandong. Tata tari dipercayakan kepada Mateus Suwarsono, sedangkan tata musik digarap Zumaidi Abdullah. Dari Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, mendukung aktif dari pra pertunjukan hingga pertunjukan.
Baca Juga:
Respons penonton dan para pelaku seni terhadap pertunjukan itu menjadi catatan tersendiri. Seusai acara, sejumlah pakar tari dan seni pertunjukan berkumpul dan membicarakan "Dayang Nan Tujuh". Mereka mengaku menemukan sesuatu yang jarang hadir dalam pertunjukan Melayu kontemporer: dimensi sakral yang terasa utuh dan meyakinkan.
Selama ini, sebagian penonton dan pemerhati seni lebih sering berhadapan dengan tari Melayu dalam bentuk pertunjukan yang bersifat hiburan. "Dayang Nan Tujuh" justru membuka kemungkinan lain: menghadirkan tari Melayu sebagai medium untuk membaca kembali hubungan manusia, alam, leluhur, dan ruang kosmologis.
Salah seorang yang memberikan respons emosional positif adalah Elly D. Luthan, koreografer senior yang hadir menyaksikan pertunjukan tersebut.
Dengan suara bergetar dan air mata yang tak tertahan, Elly mengungkapkan kekagumannya.
"Saya menemukan sakralitas tari Melayu yang benar-benar matang dalam Dayang Nan Tujuh. Saat sinandong itu, saya tidak bisa menahan tangis. Saya dibawa ke alam Deli beberapa abad lalu. Saya kagum atas pertunjukan ini."
Pernyataan tersebut menjadi semacam penegasan bahwa kekuatan "Dayang Nan Tujuh" tidak semata-mata terletak pada keindahan koreografi atau kemerduan musiknya. Lebih jauh, pertunjukan ini berhasil menghadirkan atmosfer kebudayaan, sebuah pengalaman yang membuat penonton seolah tidak sedang menyaksikan tari, melainkan sedang memasuki kembali ruang ingatan kolektif masyarakat Melayu Kota Medan.
Dinas Pendidikan Pematangsiantar Tindak Lanjut Video Viral terkait Bullying dan Pemukulan Siswi SMP
Sumut 3 jam lalu
Daun ganja kering tersebut merupakan miliknya dan berasal dari hasil panen di ladang miliknya.
Peristiwa 4 jam lalu
Ketua Dekranasda Ny Liswati Hadiri Kriyanusa Bersama Ny Selvi Gibran Rakabuming Raka.
Sumut 5 jam lalu
Unit Reskrim Polsek Sei Rampah mengamankan seorang pria berinisial HG alias B (48) terkait dugaan penganiayaan sopir 60 Tahun,
Sumut 6 jam lalu
Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pelaku Curanmor.
Sumut 7 jam lalu
Temuan fasilitas mewah di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong akhirnya berujung pada pencopotan.
Inter-Nasional 11 jam lalu
Kapolres Dairi Bersama Bhayangkari Melayat ke Rumah Duka AIPTU Herbin Silaen, Sampaikan Penghiburan kepada Keluarga.
Sumut 12 jam lalu
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak sore hingga malam bikin sungai meluap.
Sumut 23 jam lalu
POSMETRO MEDAN,LUBUK PAKAM Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Deli Serdang menggelar Pelatihan Konten Kreator Kehumasan untuk mening
Sumut 23 jam lalu
POSMETRO MEDAN,PERCUT SEI TUAN Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretar
Sumut 23 jam lalu