Ratusan Pelajar Keracunan di Berastagi, Pemerintah tak Cukup Hanya Minta Maaf
Ratusan Pelajar Keracunan di Berastagi, Pemerintah tak Cukup Hanya Minta Maaf.
Sumut 6 menit lalu
Tidak hanya untuk kebutuhan UKT, manfaat wakaf juga mulai diarahkan untuk mendukung penyelesaian pendidikan pada jenjang pascasarjana. Pada tahun ini diberikan bantuan penyelesaian disertasi sebesar Rp4.500.000 dan bantuan penyelesaian tesis sebesar Rp4.500.000 untuk tujuh orang penerima.
Prof. Saparuddin menegaskan bahwa penyaluran tersebut merupakan bukti bahwa wakaf produktif dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang memberikan manfaat berkelanjutan apabila dikelola secara baik dan profesional.
Baca Juga:
Aset Wakaf Terus Dikembangkan
Prof. Saparuddin mengakui bahwa aset wakaf yang dikelola UIN Sumatera Utara Medan saat ini masih relatif kecil jika dibandingkan dengan perguruan tinggi Islam besar di dunia, seperti Universitas Al-Azhar di Mesir.
Baca Juga:
Saat ini, aset wakaf UIN Sumatera Utara Medan telah mencapai lebih dari Rp2 miliar. Menurutnya, jumlah tersebut memang masih jauh dari ideal, tetapi merupakan langkah awal yang penting dalam membangun ekosistem wakaf produktif di lingkungan perguruan tinggi.
"Kalau dibandingkan dengan aset wakaf perguruan tinggi seperti Al-Azhar di Mesir, aset wakaf UIN Sumatera Utara Medan masih sangat kecil. Namun, paling tidak UIN Sumatera Utara Medan sudah memulai. Insyaallah, meskipun pergerakannya masih kecil, wakaf ini akan terus berkembang," ujar Prof. Saparuddin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para ASN UIN Sumatera Utara Medan yang telah berpartisipasi dalam gerakan wakaf melalui kontribusi 1 persen dari P1 remunerasi, yang rata-rata sekitar Rp10.000 per bulan.
Menurutnya, kontribusi tersebut mungkin terlihat kecil secara individual, tetapi apabila dilakukan secara konsisten dan melibatkan banyak orang, akan menjadi kekuatan besar bagi pengembangan aset wakaf.
"Terima kasih kami sampaikan kepada para ASN UIN Sumatera Utara Medan yang bersedia berwakaf 1 persen dari P1 remunerasi. Meskipun pertumbuhannya kecil, inilah hebatnya wakaf. Ia akan terus berkembang," katanya.
Prof. Saparuddin berharap kesadaran berwakaf di lingkungan UIN Sumatera Utara Medan semakin tumbuh. Dengan bertambahnya aset wakaf, hasil pengelolaannya diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, bukan hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi dosen, tenaga kependidikan, masyarakat, serta pengembangan berbagai program keumatan.
Ratusan Pelajar Keracunan di Berastagi, Pemerintah tak Cukup Hanya Minta Maaf.
Sumut 6 menit lalu
Langkah Awal Penguatan Kamtib, Pejabat Baru Lapas Lubuk Pakam Turun ke Blok Hunian.
Sumut 21 menit lalu
HM Nezar Djoeli Minta KPK Hentikan Opini Tak Bertanggung Jawab Soal Raja Juli Antoni.
Inter-Nasional 28 menit lalu
Maling di Deli Serdang Dimassa, 2 Polisi Ikut Kena Pukul saat Amankan Pelaku.
Peristiwa 32 menit lalu
Diduga Ilegal, Polres Padang Lawas Utara Cek Lokasi Galian C di Sipiongot.
Sumut 36 menit lalu
Sigap dan Humanis, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Simalungun dan Polsek Purba Cepat Tindak Lanjuti Laporan 110 Terkait Penemuan Mayat.
Peristiwa 51 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Lembaga Wakaf Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan
Medan satu jam lalu
Polsek Tiganderket Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Aktivitas Gunung Sinabung
Peristiwa satu jam lalu
Komitmen Jaga Kamtibmas dan Kelestarian Budaya Batak, Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Jajaki Situs Pusuk Buhit.
Sumut satu jam lalu
Kapolres Simalungun Hadiri Pisah Sambut Kalapas Pematang Siantar, Wujud Sinergitas Forkopimda.
Sumut 2 jam lalu