Sejoli Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Takut Ketahuan Orangtua Saat Mudik Lebaran
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Sidang lanjutan kasus penganiayaan terhadap jurnalisLeo Sembiring kembali menjadi sorotan publik. Dalam sidang kedua yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, kasus dengan terdakwa Oscar Sebayang alias Os ini memunculkan berbagai dugaan pengabaian oleh penegak hukum serta tidak terealisasinya sejumlah janji hukum yang pernah disampaikan aparat.
Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPC GRIB Jaya Medan, Dudi Efni Pasaribu, menegaskan pentingnya profesionalisme aparat dalam menangani kasus ini.
"Meski di tengah dugaan pengabaian oleh jaksa, saya berharap agar jaksa dan majelis hakim dapat bekerja secara profesional. Semoga korban mendapatkan keadilan dan terdakwa dijatuhi hukuman maksimal," ujarnya.
Baca Juga:
Pada persidangan kedua dengan agenda mendengarkan kesaksian korban, Leo Sembiring menyampaikan kekecewaannya terhadap Jaksa Penuntut Umum (JPU) Evi Yanti Pengabean. Menurutnya, informasi soal jadwal sidang diterima bukan dari JPU langsung, melainkan melalui asisten jaksa via WhatsApp.
"Saya kecewa. Saya menduga Ibu JPU Evi Yanti telah memblokir nomor WhatsApp saya. Saat saya konfirmasi pada 20 Juni, pesan saya tidak dibalas. Setelah dicek, nomor saya diduga sudah diblokir," ungkap Leo.
Baca Juga:
Kendati demikian, Leo tetap berharap jaksa bekerja secara profesional dan menuntut Oscar Sebayang dengan hukuman maksimal. Ia menilai dugaan tindakan pemblokiran ini tidak etis, apalagi dilakukan oleh aparat penegak hukum kepada korban.
"Saya bingung, kenapa jaksa yang menangani perkara justru diduga memblokir nomor korban, dan menyerahkan tugas komunikasi kepada asistennya," lanjutnya.
Leo Sembiring menambahkan bahwa aksi penganiayaan terhadap dirinya tidak hanya menyebabkan luka fisik dan trauma berat, tetapi juga kerugian materiil. Sejumlah barang miliknya seperti perekam digital, kacamata, uang tunai, flashdisk, dan topi dinyatakan hilang di lokasi kejadian.
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa satu jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 3 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 3 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 4 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 6 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Warga Jalan Turi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, khususnya dari dua lingkungan Lingkungan V dan Lingkunga
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 562 calon jemaah haji Kabupaten Deli Serdang mengikuti Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M ya
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN Benarbenar apes nasib Ramlan (51). Garagara sekejap lupa mencabut kunci kontak, warga Labuhan Batu ini harus merelakan Hon
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Binjai Dengan tema yang menyentuh hati, Satu kata satu rasa sangat berarti untuk kita yang terpisah bersatu kembali empat
Sumut 9 jam lalu