Polsek Pantai Labu Gelar Patroli Antisipasi Peredaran Narkoba di Wilayah Rawan
POSMETRO MEDAN, Deli Serdang Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Pantai Labu, Polresta Deli Serd
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Sidang lanjutan kasus penganiayaan terhadap jurnalisLeo Sembiring kembali menjadi sorotan publik. Dalam sidang kedua yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, kasus dengan terdakwa Oscar Sebayang alias Os ini memunculkan berbagai dugaan pengabaian oleh penegak hukum serta tidak terealisasinya sejumlah janji hukum yang pernah disampaikan aparat.
Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPC GRIB Jaya Medan, Dudi Efni Pasaribu, menegaskan pentingnya profesionalisme aparat dalam menangani kasus ini.
"Meski di tengah dugaan pengabaian oleh jaksa, saya berharap agar jaksa dan majelis hakim dapat bekerja secara profesional. Semoga korban mendapatkan keadilan dan terdakwa dijatuhi hukuman maksimal," ujarnya.
Baca Juga:
Pada persidangan kedua dengan agenda mendengarkan kesaksian korban, Leo Sembiring menyampaikan kekecewaannya terhadap Jaksa Penuntut Umum (JPU) Evi Yanti Pengabean. Menurutnya, informasi soal jadwal sidang diterima bukan dari JPU langsung, melainkan melalui asisten jaksa via WhatsApp.
"Saya kecewa. Saya menduga Ibu JPU Evi Yanti telah memblokir nomor WhatsApp saya. Saat saya konfirmasi pada 20 Juni, pesan saya tidak dibalas. Setelah dicek, nomor saya diduga sudah diblokir," ungkap Leo.
Baca Juga:
Kendati demikian, Leo tetap berharap jaksa bekerja secara profesional dan menuntut Oscar Sebayang dengan hukuman maksimal. Ia menilai dugaan tindakan pemblokiran ini tidak etis, apalagi dilakukan oleh aparat penegak hukum kepada korban.
"Saya bingung, kenapa jaksa yang menangani perkara justru diduga memblokir nomor korban, dan menyerahkan tugas komunikasi kepada asistennya," lanjutnya.
Leo Sembiring menambahkan bahwa aksi penganiayaan terhadap dirinya tidak hanya menyebabkan luka fisik dan trauma berat, tetapi juga kerugian materiil. Sejumlah barang miliknya seperti perekam digital, kacamata, uang tunai, flashdisk, dan topi dinyatakan hilang di lokasi kejadian.
POSMETRO MEDAN, Deli Serdang Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Pantai Labu, Polresta Deli Serd
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan membuktikan eksistensinya sebagai pelayan masyarakat melalui aks
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Perang terhadap narkoba terus digencarkan Polda Sumut. Dalam dua hari penindakan sejak 13 Mei 2026 hingga 14 Mei 2026
Kriminal 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Setelah memburu hingga ke pelosok perkebunan sawit di Provinsi Jambi, Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum
Kriminal 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,LABUHANBATU UTARA Warga Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, menyampaikan apr
Kriminal 5 jam lalu
Becak Rusak di Tengah Jalan, Herman Menangis Haru Dapat Bantuan dari GRIB Jaya Medan dan Gojek Medan Peduli.
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Direktur Reserse Siber Polda Sumut, Bayu Wicaksono, memberikan kuliah umum kepada mahasiswa dan mahasiswi di Audito
Medan 6 jam lalu
Ibu di Labusel Curhat Pilu Anaknya Meninggal Dunia, Diduga Diabaikan Oknum Perawat.
Sumut 6 jam lalu
Polda Sumut melalui Ditreskrimsus menyita 9 aset Andi Hakim Febriansyah jadi tersangka penggelapan uang jemaat Katolik Paroki Aek Nabara.
Medan 9 jam lalu
Daur Ulang Sampah Plastik di Pakistan Jadi Pipa Bernilai Ekonomi.
Inter-Nasional 10 jam lalu