Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo Mendadak Dicopot
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo Mesecara mendadak dicopot dari jabatannya.
Profil 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan– Praktik jual beliseragam dan atribut sekolah masih terjadi di sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di Kota Medan.
Berdasarkan penelusuran wartawan Posmetro Medan Senin (14/7), kewajiban membeli seragam sekolah masih dibebankan kepada orang tua murid, meskipun hal tersebut seharusnya tidak diberlakukan di sekolah negeri.
Salah satu wali murid, Riska Br Ginting, mengaku merasa terbebani dengan kewajiban tersebut. Ia mengungkapkan, dirinya diberi tenggat waktu hingga Agustus untuk melunasi pembelian seragam lengkap.
Baca Juga:
"Kami bingung, Bang. Kalau gak beli, anak kami bisa dikucilkan. Tapi kalau beli, uangnya gak cukup. Terpaksa kami berutang dulu," ujarnya dengan nada kecewa.
Tidak hanya seragam harian, sejumlah sekolah juga mewajibkan pembelian atribut tambahan seperti baju batik, seragam pramuka, hingga simbol-simbol sekolah lainnya. Praktik ini diduga menjadi ladang bisnis terselubung yang melibatkan oknum di lingkungan sekolah.
Baca Juga:
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Kesiswaan Dinas Pendidikan Kota Medan, Yogi, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut.
"Kami akan memanggil kepala sekolah yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai aturan. Kami juga akan mencari solusi terbaik tanpa merugikan pihak manapun, apalagi di tengah kondisi ekonomi sulit saat ini," ujar Yogi kepada Posmetro Medan.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya tindakan konkret di lapangan. Dugaan bahwa praktik jual beliseragam ini telah berlangsung bertahun-tahun pun memperkuat anggapan lemahnya pengawasan oleh pihak berwenang.
Padahal, sekolah negeri seharusnya menjadi sarana pendidikan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan bahwa sebagian orang tua terpaksa menambah beban ekonomi hanya demi memastikan anak-anak mereka "tampil seragam".
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat: Apakah seragam masih menjadi simbol kedisiplinan, atau telah bergeser menjadi alat komersialisasi dalam dunia pendidikan.(Rez)
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo Mesecara mendadak dicopot dari jabatannya.
Profil 9 jam lalu
Kejutan Forkopimcam mewarnai Perayaan HUT Bhayangkara ke80 di Polsek Simpang Empat
Sumut 9 jam lalu
Kadis SDABMBK Hadiri Rangkaian Kegiatan Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026.
Medan 9 jam lalu
Modus &lsquoKawin Pesanan&rsquo ke Tiongkok Terbongkar, Mafirion Buru Sindikat Internasional.
Politik 10 jam lalu
Business Summit IndonesiaKorea Selatan Disiapkan, Danau Toba Jadi Pintu Masuk Kerja Sama.
Sumut 10 jam lalu
Polres Dairi mengaku siap mewujudkan Polri yang semakin humanis dan profesional untuk melayani masyarakat.
Sumut 10 jam lalu
2 Pria Disebut Maling Dilakban Jadi Teletubbies, Ternyata Konten Kreator Lagi Challenge.
Peristiwa 10 jam lalu
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan jumlah geosite di kawasan Toba Caldera UNESCO Global Geopark bertambah dari 16 menjadi 40.
Sumut 10 jam lalu
Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Pengedar Sabu, Tiga Pelaku sebagai penjual Diamankan.
Sumut 11 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Sebanyak 98 wali kota peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEK
Medan 12 jam lalu