Tidak kalah penting, Rico Waas menekankan bahwa kemajuan bangsa harus berjalan beriringan dengan tumbuhnya kepedulian sosial. Generasi muda diharapkan tidak hanya berorientasi pada keberhasilan pribadi, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas.
Ia mencontohkan pentingnya memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak yang hingga kini belum memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan.
Baca Juga:
"Jadi, empati kita ini harus bisa dipupuk dengan baik," ungkapnya.
Rico meyakini, perpaduan antara patriotisme, ketangguhan, dan empati akan melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara kemampuan, tetapi juga memiliki karakter kuat serta tanggung jawab sosial dalam membangun bangsa.
Baca Juga:
Ketiga nilai tersebut, menurutnya, harus diwujudkan melalui tindakan nyata, kerja keras, dan kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebelumnya, saat bertindak sebagai inspektur upacara, Rico Waas membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, yang menitikberatkan pentingnya pembentukan karakter generasi muda sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, camat dan lurah, anggota Pramuka, serta berbagai organisasi kepemudaan.
Melalui momentum Sumpah Pemuda, Pemerintah Kota Medan berharap semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi masa kini untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan, sekaligus mengantarkan Indonesia menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045.(ATN)
Tags
beritaTerkait
komentar