POSMETRO MEDAN– Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, memberikan apresiasi mendalam atas berdirinya organisasi Persaudaraan Pemulung dan Pengelolaan Barang Bekas.
Aktivis mahasiswa era Orde Baru tersebut menegaskan bahwa organisasi ini harus bertransformasi menjadi kekuatan besar yang mampu mengubah paradigma masyarakat terhadap profesi pemulung, disela-sela acara Rarkerda K SPSI Sumut, Selasa (27/10/2026).
"Saya ingin organisasi ini menjadi wadah bagi seluruh pemulung di Indonesia untuk menatap masa depan yang lebih baik lagi. Mereka bukan sekadar pekerja kasar, mereka adalah pejuang lingkungan yang harus diberdayakan, dilindungi, dan ditingkatkan martabatnya," ujar Menteri Jumhur Hidayat dengan nada penuh komitmen.
Baca Juga:
Menurut, Pria kelahiran Bandung 1968 tersebut, bahwa keberadaan Persaudaraan Pemulung dan Pengelolaan Barang Bekas diharapkan mampu menjembatani akses kesejahteraan, kesehatan, serta pendidikan bagi keluarga pemulung.
Menurutnya, profesi ini tidak boleh lagi dipandang sebelah mata karena mereka adalah pahlawan lingkungan yang juga dikenal sebagai pahlawan ekonomi mandiri sirkular.
"Langkah strategis ini bukan sekadar sebuah seremoni administratif belaka yang bersifat formalitas, melainkan merupakan suatu bentuk pengakuan nyata dan konkret dari pihak negara terhadap peran yang sangat vital serta kontribusi besar para pemulung di dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pengelolaan sampah di tingkat nasional," ujar tokoh buruh yang dikenal vokal tersebut.
Dalam kesemoatan itu, hadir Ketua Umum Persaudaraan Pemulung dan Pengelolaan Barang Bekas, Nico, S.H., yang didampingi oleh Wakil Sekretaris sekaligus Ketua Acara Pengukuhan, Maizen Saftana, S.H., M.H, sertaturut hadir pula jajaran penasehat organisasi, di antaranya Paryono.
Dalam kesempatan itu Nico, S.H. berharap kesedian pak menteri sebagai Pembina Utama di organisasi yang dinakodainya dan menyambut baik dukungan penuh dari kementerian. "Ini adalah babak baru. Dengan dukungan Bapak Menteri, kami optimis Persaudaraan Pemulung akan menjadi organisasi yang solid, profesional, dan mampu mengubah taraf hidup para anggotanya menuju masa depan yang lebih cerah," ungkap Nico.
Saat ini, persiapan menjelang pengukuhan organisasi yang akan dilaksanakan di Deli Serdang terus dimatangkan. Acara yang dijadwalkan pada 11 November 2026 tersebut diprediksi akan menjadi titik balik bagi tata kelola sampah berbasis pemberdayaan masyarakat.
Tags
beritaTerkait
komentar