GRIB Jaya Medan Turun ke Jalan, Ratusan Paket Makanan Dibagikan dalam Jumat Berkah
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menunjukkan kepedulian sosial
Medan 32 menit lalu
medan.id">POSMETRO MEDAN- Satresnarkoba medan.id/tag/polrestabes/" target="_blank">Polrestabes Medan kembali menunjukkan eksistensinya, dalam memberantas peredaran narkoba. Kali ini, petugas berhasil menemukan gudang penyimpanan narkotika jenis ganja, dengan memanfaatkan kandang ayam sebagai kamuflase, Rabu (28/10) malam. Dalam kasus ini, petugas meringkus dua pemuda, dan menyita 18 kilogram ganja kering.
Terungkapnya kasus ini, berawal dari diringkusnya MF (28) warga Jalan Cinta Karya, Kec.Medan Polonia, di parkiran sebuah restoran cepat saji di Jalan AH Nasution Medan. Saat itu, petugas menyita 2 ons ganja kering, yang rencananya akan diedarkan pelaku di kota Medan.
"Kasus ini berawal dari penangkapan seorang pengedar di parkiran restoran cepat saji. Setelah penangkapan, kami lakukan pengembangan dan meringkus satu pelaku lagi yakni DS (19) warga Jalan Bajak V Medan. DS, kami ringkus di Jalan Brigjen Katamso, dan saat itu kami menyita 1 kilogram ganja dari tangan yang bersangkutan. MF dan DS sendiri, merupakan dua sahabat sejak kecil," ungkap Kasatresnarkoba medan.id/tag/polrestabes/" target="_blank">Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Jum'at (30/10) pagi.
Baca Juga:
Setelah meringkus DS yang merupakan bandar, petugas kemudian menelusuri keberadaan gudang penyimpanan ganja, tempat DS "mengamankan" narkoba sebelum dipasok ke sejumlah tempat.
Petugas, kemudian mengarah ke Desa Marindal 1, Kec.Patumbak, Kab.Deli Serdang, persisnya ke sebuah kandang ayam yang letaknya terpencil dari pemukiman penduduk.
Baca Juga:
"Dari kandang ayam, kami temukan barang bukti tambahan 17 kilogram ganja, yang disimpan di dalam safety box. Secara kasat mata, dari luar kandang ayam ini bahkan terlihat seperti rumah biasa, ini memang cara para pelaku mengkamuflasekan bisnis haram mereka," tambah Rafli.
Praktek terlarang para pelaku ini sendiri, sudah berjalan selama tiga bulan terakhir. Para pelaku, mendapat pasokan ganja dari Aceh. Terdapat satu pelaku lagi yakni FS, yang diduga sebagai pengendali kedua pelaku, yang saat ini dalam pengejaran pihak Kepolisian.
"Kami pastikan FS akan kami ringkus dalam waktu dekat, tidak akan ada ruang bagi pelaku narkoba. Anda boleh saja menemui 1000 cara untuk mengedarkan narkoba, tapi kami juga punya 1000 cara untuk meringkus anda. Mari sama – sama kita pulihkan para pengguna narkoba, kita putus mata rantai bandar narkoba, Polisi bersama masyarakat," pungkas Rafli. (Dam)
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menunjukkan kepedulian sosial
Medan 32 menit lalu
POSMETRO MEDAN Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (FORKALA) Kota Medan kembali menggelar program &039Goes to School ke 4. Kali ini lemba
Medan 40 menit lalu
POSMETRO MEDAN Satresnarkoba Polrestabes Medan kembali menunjukkan eksistensinya, dalam memberantas peredaran narkoba. Kali ini, petugas be
Medan 49 menit lalu
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital sebagai langkah stra
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus mendorong optimalisasi pemanfaatan aset daerah guna menunjang pelayanan publik s
Medan 6 jam lalu
Posmetro Medan , BINJAI Satresnarkoba Polres Binjai mengamankan dua lakilaki berinisial DR (37) dan HA (18) dari lokasi berbeda dengan
Kriminal 12 jam lalu
Sat Resnarkoba Polres Tapteng Bekuk Buruh Harian Diduga Pengedar Sabu di Pandan.
Sumut 17 jam lalu
Kakanwil Ditjenpas Sumut Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Rutan Tanjung Pura.
Sumut 17 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Lubuk Pakam Kepala Kepolisian Resort Kota Deli Serdang (Kapolresta DS), Kombes.Pol. (Komisaris Besar Polisi) Muhammad, SH,
Sumut 19 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Pancur Batu Penanaman 10 ribu pohon di Kampus II Universitas Sumatera Utara (USU), Kwala Bekala, Pancur Batu, harus diikuti
Sumut 19 jam lalu