Harry Kane Penyelamat! Inggris Comeback Gasak RD Kongo, Tantang Meksiko di 16 Besar
Harry Kane Jadi Penyelamat! Inggris Comeback Kalahkan RD Kongo 21, Tantang Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026.
Sport 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Dunia pendidikan tinggi di Sumatera Utara kembali diguncang konflik internal yayasan. Kali ini, Universitas Cut Nyak Dien (UCND) masuk dalam daftar kampus swasta yang dilanda perseteruan perebutan kekuasaan pengelolaan, menyusul kasus serupa yang pernah terjadi di Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Institut Teknologi Medan (ITM), dan Universitas Darma Agung (UDA).
Ketegangan mencuat setelah pihak keluarga kandung almarhum pendiri UCND, HT Abdullah Umar Hamzah, mengambil alih fisik lahan kampus. Mereka mengklaim sebagai ahli waris sah dan menyatakan memiliki legalitas penuh atas kepemilikan aset kampus yang selama lebih dari 20 tahun dikuasai pihak lain.
"Selama dua dekade, lahan kampus ini dikuasai tanpa dasar hukum yang jelas. Kini kami hadir dengan bukti kepemilikan yang sah secara hukum," tegas Cut Fitri, perwakilan dari keluarga kandung pendiri.
Baca Juga:
Pihak yang selama ini mengelola kampus berada di bawah pimpinan Cut Sartini, yang merupakan anak angkat dari HT Abdullah Umar Hamzah dan saat ini menjabat sebagai Ketua Yayasan Cut Nyak Dien. Perseteruan antara anak angkat dan ahli waris kandung tersebut kini menyeret UCND ke dalam konflik terbuka yang berimbas langsung pada stabilitas akademik kampus.
Pengambilalihan lahan kampus oleh pihak ahli waris kandung dinilai sebagai titik balik dari konflik berkepanjangan yang sebelumnya berlangsung secara tertutup. Kini, perseteruan itu menjadi konsumsi publik dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan civitas akademika.
Baca Juga:
"Kami tidak ingin menjadi korban dari konflik keluarga. Kampus ini seharusnya menjadi tempat belajar, bukan arena pertikaian dan ambisi kekuasaan," ujar seorang mahasiswa UCND yang enggan disebutkan namanya.
Konflik ini menambah daftar panjang persoalan tata kelola yayasan pendidikan swasta di Indonesia. Lemahnya pengawasan dari pemerintah dan otoritas pendidikan tinggi dianggap membuka ruang terjadinya konflik kepentingan yang berujung pada kerugian bagi mahasiswa dan dosen.
Pemerintah diminta untuk segera turun tangan dan memastikan agar proses pendidikan tetap berjalan tanpa terganggu oleh polemik internal. Para pihak juga didorong untuk menyelesaikan sengketa melalui jalur hukum dan mengedepankan kepentingan mahasiswa di atas segalanya.
Dengan bertambahnya kampus yang diguncang konflik internal, kepercayaan publik terhadap netralitas dan profesionalisme lembaga pendidikan swasta pun kembali dipertaruhkan. Dunia akademik, yang seharusnya menjadi ruang tumbuhnya ilmu dan karakter, kini kembali ternoda oleh perebutan kekuasaan yang sarat kepentingan pribadi dan keluarga.(Rez)
Harry Kane Jadi Penyelamat! Inggris Comeback Kalahkan RD Kongo 21, Tantang Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026.
Sport 9 menit lalu
Rumah Dibobol Saat Rawat Anak di Rumah Sakit, Korban Pencurian di Medan Terima Bantuan Langsung dari Kapolrestabes.
Peristiwa 19 menit lalu
Polres Dairi menegaskan komitmennya bahwa &039Polri untuk Masyarakat&039 dalam rangkaian memeringati Hari Bhayangkara ke80.
Sumut 33 menit lalu
Erling Haaland Punya Badan KekarKuat, Ternyata Konsumsi 6.000 Kalori per Hari.
Sport satu jam lalu
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan menyambangi Pokmas perbaikan saluran air bersih di Jalan Kisaran kota itu.
Sumut 2 jam lalu
7 Pelatih Dipecat dan Mundur di Piala Dunia 2026, Ronald Koeman Tinggalkan Belanda usai Gagal Total.
Sport 2 jam lalu
Pemain Bayern Munich itu kini tengah mengejar untuk memecahkan rekor assist yang dibuat legenda Brasil, Pele di Piala Dunia.
Sport 2 jam lalu
Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabusabu.
Kriminal 2 jam lalu
Bunuh Istri Karena Ditolak Berhubungan Intim, Pria di Medan Divonis 10 Tahun Penjara.
Kriminal 2 jam lalu
Kontingen Sumatera Utara meraih 8 medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik yang berlangsung pada 2730 Juni 2026 di Jakarta.
Sport 3 jam lalu