Bupati Karo Hadiri Pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50
Bupati Karo menghadiri pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 tahun 2026 ini.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan– Suasana khidmat terasa di ruang rapat paripurna DPRD Sumatera Utara pada Jumat (15/8/2025) pagi. Wajah-wajah serius tampak memenuhi ruangan, mulai dari Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti, SH, M.Kn, Gubernur Sumut M. Boby Nasution, SE, MM, bersama Wakil Gubernur H. Surya, B.Sc, hingga jajaran Forkopimda, para ulama, tokoh agama, pimpinan BUMN/BUMD, serta konsul negara sahabat. Sidang dimulai pukul 09.30 WIB dengan penuh ketertiban.
Dua agenda besar menjadi pokok rapat paripurna. Pertama, penyampaian laporan kinerja lembaga negara. Kedua, pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati 80 tahun kemerdekaan RI sekaligus pengantar RUU APBN Tahun Anggaran 2026 beserta nota keuangan dan dokumen pendukungnya.
Pidato kenegaraan tersebut bukan sekadar laporan tahunan, melainkan refleksi atas perjalanan bangsa. Sejauh mana kemerdekaan yang diraih dengan darah dan air mata itu dirawat, dan sejauh mana generasi kini menyiapkan masa depan menuju Indonesia 2026.
Baca Juga:
Dari podium sidang MPR/DPR RI di Jakarta, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya. Suaranya menggema hingga ke ruang paripurna DPRD Sumut lewat layar besar yang menyiarkan secara langsung jalannya sidang.
Para legislator, pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga unsur bangsa lainnya mendengarkan dengan penuh seksama. Di balik keseriusan itu, terselip renungan mendalam: apakah amanat kemerdekaan telah benar-benar dijalankan?
Baca Juga:
Setiap kalimat presiden mengandung pesan moral—tentang kerja keras lembaga negara, tentang tantangan global yang kian kompleks, hingga pentingnya keberanian melawan korupsi dan ketidakadilan.
Di setiap baitnya, tersirat makna bahwa kemerdekaan bukanlah pesta seremonial, melainkan tanggung jawab harian. Bahwa 80 tahun merdeka harus menjadi momen refleksi: apakah bangsa ini hanya merdeka di atas kertas, atau benar-benar bebas dari kebodohan, kemiskinan, dan ketidakadilan.
Rapat paripurna DPRD Sumut pun hadir bukan sekadar formalitas menyimak pidato kenegaraan. Lebih dari itu, ia menjadi panggilan moral bagi pejabat, akademisi, ulama, hingga masyarakat luas untuk melanjutkan perjuangan dengan cara baru—melalui pendidikan, ekonomi kreatif, tata kelola pemerintahan yang bersih, serta keberpihakan nyata kepada rakyat kecil.
Di ruang paripurna itu, suara Presiden terasa sebagai pengingat keras: merdeka bukan sekadar kata, melainkan kerja kolektif yang menuntut disiplin, integritas, dan keberanian berpihak pada rakyat.
Jika generasi 1945 rela mengorbankan darah demi merebut kemerdekaan, maka generasi 2025 dituntut mengorbankan ego, kepentingan pribadi, dan politik sempit untuk menjaga serta mengisi kemerdekaan. Menuju Indonesia Emas 2045, hanya dengan itulah cita-cita besar bangsa bisa benar-benar terwujud.(erni)
Bupati Karo menghadiri pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 tahun 2026 ini.
Sumut 2 jam lalu
Polres Dairi menyalurkan 70 sak beras untuk warga yang membutuhkan.
Sumut 3 jam lalu
Memastikan situasi kamtibmas aman dan kondusif, Sat Samapta Polres Pematangsiantar patroli R4.
Sumut 4 jam lalu
Pemkab Samosir pamerkan produk Unggulan daerah di Pekan Raya Sumatera Utara ke50 yang sudah resmi dibuka.
Medan 5 jam lalu
Polres Pematangsiantar melaksanakan Upacara untuk proses kenaikan pangkat perwira dan b
Sumut 6 jam lalu
Bentuk Tim Cobra, Kasat Reskrim Baru Polres Karo memimpin pengungkapan kasus menonjol penganiayaan berat menyebabkan kematian.
Sumut 8 jam lalu
Pengakuan Lionel Messi Argentina Menderita Lawan Tanjung Verde
Sport 10 jam lalu
Motif Penganiaya ODGJ Lagi Ngamuk Hingga Tewas di Karo Kesal Motor Dibalikkan
Sumut 10 jam lalu
Lamine Yamal Tegaskan Tak Akan Bertato karena Keyakinan Sebagai Muslim
Sport 10 jam lalu
Kiper Tanjung Verde yang Bikin SpanyolArgentina Frustasi, Followernya dari 46 Ribu Kini 21 Juta
Sport 11 jam lalu