Rico Waas : Organisasi Kekeluargaan Harus Dukung Pembangunan Daerah
Posmetro Medan, Medan Pelantikan Pengurus Punguan Pasaribu Dohot Boruna (PPDB) Kota Medan periode 20262030 di Bernada Hall, Jalan Jamin
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan– Bentrokan antarorganisasi kepemudaan (OKP) kembali pecah di kawasan Perumnas Mandala, Kota Medan. Akibat insiden tersebut, tiga orang dari Ormas Pemuda Pancasila (PP) mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Ketiga korban saat ini dirawat di Klinik Martua Sudarlis, Jalan Tiung Raya, Perumnas Mandala. Mereka adalah Rian, anggota PAC PP Medan Sunggal, yang mengalami luka di bagian kepala dan mendapat 14 jahitan; Al Taski Ananda, anggota PAC PP Mandala, yang menderita luka bacok pada tangan kanan; serta Juna, warga Jalan Pipit, yang mengalami luka pada bagian pelipis akibat lemparan batu.
Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, bentrokan terjadi secara tiba-tiba dan membuat warga sekitar panik. Suara teriakan dan lemparan batu sempat terdengar sebelum situasi berhasil dikendalikan oleh pihak keamanan.
Baca Juga:
Peristiwa ini menambah daftar panjang bentrok antarormas di Kota Medan yang kerap menimbulkan keresahan masyarakat. Warga berharap aparat dapat bertindak tegas agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Seperti diberitakan, suasana yang awalnya khidmat usai pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas) di kawasan Perumnas Mandala, Medan, berubah tegang setelah rombongan tamu undangan diserang oleh sekelompok orang tak dikenal, Minggu (5/10/2025).
Baca Juga:
Insiden tersebut memicu bentrokan di sekitar lokasi dan menyebabkan tiga orang terluka. Ketiganya merupakan anggota Ormas Pemuda Pancasila (PP) yang saat ini dirawat di Klinik Martua Sudarlis, Jalan Tiung Raya, Perumnas Mandala.
Ketua PAC DK Perumnas Mandala, Riza Pasaribu, menjelaskan bahwa insiden bermula sesaat setelah acara pelantikan selesai. Menurutnya, rombongan tamu yang hendak meninggalkan lokasi tiba-tiba menjadi sasaran pelemparan batu oleh kelompok yang telah berkumpul di sekitar area kegiatan.
"Awalnya rombongan tamu undangan kami pulang dari lokasi pelantikan. Tiba-tiba, ada orang-orang yang melempari rombongan," ujar Riza Pasaribu saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Riza menambahkan, aksi pelemparan itu memicu kepanikan dan reaksi spontan dari pihaknya. Ia menegaskan bahwa pihaknya adalah korban provokasi dalam insiden tersebut. "Mereka yang memulai, mereka yang melempar. Selama ini kami tidak pernah mengganggu mereka," tegasnya.
Situasi sempat memanas ketika kedua kelompok saling berhadapan. Riza mengaku, para penyerang diduga sudah menyiapkan diri dengan membawa berbagai benda berbahaya, mulai dari senjata tajam, petasan, hingga benda yang diduga senjata api.
Posmetro Medan, Medan Pelantikan Pengurus Punguan Pasaribu Dohot Boruna (PPDB) Kota Medan periode 20262030 di Bernada Hall, Jalan Jamin
Sumut 2 jam lalu
Polisi Gagalkan Peredaran 4,2 Kg Sabu Jaringan Internasional di Asahan.
Kriminal 4 jam lalu
Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Peristiwa 9 jam lalu
Polrestabes Medan Gelar Apel Sabuk dan Kentongan Kamtibmas serta Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H
Medan 9 jam lalu
Ketua DPD IPK Deli Serdang Hadiri Halal Bihalal DPD IPK Sumut.
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 23 jam lalu
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa kemarin
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa kemarin
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global kemarin
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional kemarin