Mengenal dari Dekat Sosok Mayjen TNI Aminton Manurung, S.I.P
Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Aminton Manurung, S.I.P, mengenal dari dekat sosok itu.
Profil 26 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Sore hari di Taman Kebun Bunga, Medan, selalu menghadirkan pemandangan yang menarik. Di antara para pengunjung yang berolahraga dan bersantai, langit di atas taman berubah menjadi arena pertempuran layangan.
Puluhan layangan berwarna-warni menari di udara, saling berkejaran, bersilang, dan beradu benang, menciptakan suasana meriah yang menghibur siapa pun yang melintas.
Namun, di tengah keramaian itu, ada satu sosok yang selalu menjadi pusat perhatian: seorang pria paruh baya yang akrab disapa Pak Amin.
Baca Juga:
Dengan gerakan tangan yang lincah dan tatapan penuh konsentrasi, ia mengendalikan layangannya dengan keahlian yang nyaris sempurna.
Tarikan dan uluran benangnya begitu halus, membuat layangan-lawannya satu per satu tumbang di udara. Setiap kali benang lawan terputus, sorak-sorai pun terdengar dari para penonton yang kagum dengan aksinya.
Baca Juga:
Bagi warga sekitar, kemenangan Pak Amin bukanlah hal baru. Ia dikenal sebagai "jawara layangan" Kebun Bunga—selalu siap menantang siapa pun yang ingin mengadu kemampuan.
Namun di balik kelihaiannya itu, tersimpan kisah unik tentang bagaimana ia memadukan hobi dan pekerjaan dalam satu tarikan benang.
"Main layangan ini sambil hiburan, tapi sekalian jualan juga," ujarnya sambil tersenyum, tanpa melepas pandangannya dari langit. Dari becaknya yang terparkir di pinggir lapangan, Pak Amin menjajakan berbagai jenis layangan dan benang.
Ia memanfaatkan setiap momen kemenangan untuk menawarkan dagangannya. "Yang putus, beli sini aja. Tiga ribu aja satu," katanya ringan kepada para pemain lain yang baru saja kalah.
Strategi berdagangnya sederhana, namun efektif. Keterampilannya di udara membuat banyak orang percaya pada kualitas layangan yang ia jual.
Tak sedikit anak-anak maupun orang dewasa yang akhirnya membeli layangan dari tangannya, tertarik oleh aksi dan reputasinya sebagai pemain ulung.
Di dalam becaknya, tertata rapi berbagai layangan warna-warni—merah, biru, kuning—dan gulungan benang yang siap dijual. Bagi Pak Amin, setiap sore bukan sekadar waktu untuk berjualan, melainkan juga ajang menampilkan seni dan ketangkasan. Ia bukan hanya pedagang, tapi juga performer yang memanfaatkan langit sebagai panggung.
Kini, setiap sore di Kebun Bunga, tak hanya ramai oleh tawa dan langkah kaki para pengunjung. Di atasnya, layangan Pak Amin terus menari, menjadi simbol dari kreativitas dan semangat warga kota—bahwa rezeki bisa datang dari mana saja, bahkan dari benang yang menari di langit sore Medan.(Bagas)
Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Aminton Manurung, S.I.P, mengenal dari dekat sosok itu.
Profil 26 menit lalu
Tingkatkan Kedisiplinan dan Integritas, Lapas Narkotika Langkat Gelar Pengarahan dan Tes Urine Jajaran Regu Pengamanan.
Sumut 56 menit lalu
Bupati Humbahas Hadiri Forum Bersama 37 Kepala Daerah, Dorong Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu.
Sumut satu jam lalu
Tim Cobra Polres Karo Ungkap Kasus Penggelapan, Tersangka Diamankan di Kecamatan Pancur Batu.
Kriminal 2 jam lalu
Pengamat Gaya Komunikasi Purbaya, Blakblakan, Tapi Berisiko Bagi Stabilitas Politik dan Pasar.
Bisnis 2 jam lalu
Seluruh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai menjalani tes urine.
Sumut 3 jam lalu
Polres Pelabuhan Belawan, Tim Macan &039Terkam&039 Pemuda Diduga Hendak Tawuran, Sita 4 Celurit
Peristiwa 3 jam lalu
Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 di Bawah Kepemimpinan Wesly Silalahi Pematangsiantar Semakin Dikenal sebagai Kota yang Aktif dalam Pen
Sport 5 jam lalu
Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan.
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pergeseran anggaran sebesar Rp9 miliar di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikataru) Kabupaten Deli Serdang telah m
Medan 11 jam lalu