Polisi Bekuk Maling Kabel Anti Petir Milik Stasiun Radio Pantai Sibolga
Polisi Bekuk Maling Kabel anti petir milik Stasiun Radio Pantai Sibolga.
Sumut 11 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Aksi tak terpuji dilakukan oleh Mawardi (61), warga Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur. Ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Medan Timur setelah mendorong Lurah Perintis hingga terjatuh ke dalam parit.
Dengan wajah tertunduk lesu, Mawardi menjalani pemeriksaan Rabu (15/10/2025) dan mengaku menyesal atas perbuatannya.
"Saya tidak bermaksud begitu, saya khilaf dan mohon maaf karena emosi memuncak," ujar Mawardi saat ditemui di Mapolsek Medan Timur.
Baca Juga:
Insiden ini bermula dari pencabutan polisi tidur yang dipasang di depan rumah Mawardi oleh pihak kelurahan. Menurutnya, penghambat jalan itu dibuat untuk melindungi anak dan cucunya yang sering bermain di sekitar rumah dari pengendara yang kerap melaju kencang.
Mawardi merasa kecewa lantaran hanya polisi tidur di depan rumahnya yang dibongkar, sementara yang lain di lingkungan sekitar masih dibiarkan.
Baca Juga:
Ia menegaskan bahwa pemasangan polisi tidur tersebut sebelumnya telah disetujui oleh kepala lingkungan (kepling) dan lurah. Namun, pembongkaran dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Merasa tidak terima, Mawardi kemudian memasang kembali polisi tidur tersebut secara mandiri. Puncak perselisihan terjadi Senin (13/10/2025), ketika lurah bersama kepling kembali datang untuk membongkar polisi tidur itu. Adu mulut pun tak terhindarkan hingga berujung insiden saling dorong.
Menurut pengakuannya, Mawardi sempat merasa diperlakukan tidak sopan karena diduga dipiting lebih dulu oleh lurah di hadapan cucunya, hingga akhirnya ia mendorong balik sang lurah yang kemudian terjatuh ke dalam parit berisi air kotor.
Akibat kejadian tersebut, lurah dilaporkan mengalami cedera pada tulang ekor dan pergelangan tangan, dan saat ini masih menjalani perawatan medis. Mawardi mengaku tidak mengetahui sejauh mana cedera yang dialami korban, namun menyatakan penyesalan mendalam.
"Saya benar-benar menyesal. Saya mohon maaf kepada Pak Lurah dan seluruh pihak. Saya khilaf dan tidak ada niat untuk melukai. Mudah-mudahan masalah ini bisa diselesaikan dengan baik," katanya lirih.
Polisi kini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Mawardi. Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar menyelesaikan persoalan serupa melalui jalur musyawarah, bukan dengan tindakan kekerasan yang dapat berujung pidana.(DAM)
Polisi Bekuk Maling Kabel anti petir milik Stasiun Radio Pantai Sibolga.
Sumut 11 menit lalu
Samosir Sukses Jadi Tuan Rumah Toba Caldera Culture Festival 2026, Bupati Vandiko Dorong Budaya Batak ke Dunia.
Global satu jam lalu
Polres Tapanuli Tengah Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Toko Sepatu di Pandan.
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menegaskan komitmennya dalam memberantas berbagai tindak kejahatan 3
Sumut 3 jam lalu
Perkuat Sinergitas TNIPolri, Kapolrestabes Medan Silaturahmi Hangat ke Kodim 0201/Medan.
Medan 3 jam lalu
Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus Residivis Pengedar Narkoba7 Paket Sabu Disita
Peristiwa 3 jam lalu
Tinjau Drainase Sei Asahan, Rico Waas Dorong Percepatan Penanganan Genangan.
Sumut 3 jam lalu
Ganja 10 Kilogram Gagal Edar di Padangsidimpuan, Seorang Terduga Pelaku Diamankan.
Sumut 3 jam lalu
Skandal Moral Bongkar Jabatan! Terbukti Plesiran Mesra, Ketua Bawaslu Labuhanbatu Wahyudi Resmi Dicopot DKPP RI.
Peristiwa 4 jam lalu
Polres Humbahas Gerebek Judi Tembak Ikan di Desa Hutajulu, Tiga Pelaku Diamankan.
Sumut 4 jam lalu