Diduga Mencuri 11 Alat Musik Gereja, Sopir Taksi Online di Medan 'Gol'
Sopir taksi online di Medan berinisial JST (21) mencuri 11 alat musik gereja yang totalnya mencapai Rp61 juta.
Kriminal 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Aksi tak terpuji dilakukan oleh Mawardi (61), warga Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur. Ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Medan Timur setelah mendorong Lurah Perintis hingga terjatuh ke dalam parit.
Dengan wajah tertunduk lesu, Mawardi menjalani pemeriksaan Rabu (15/10/2025) dan mengaku menyesal atas perbuatannya.
"Saya tidak bermaksud begitu, saya khilaf dan mohon maaf karena emosi memuncak," ujar Mawardi saat ditemui di Mapolsek Medan Timur.
Baca Juga:
Insiden ini bermula dari pencabutan polisi tidur yang dipasang di depan rumah Mawardi oleh pihak kelurahan. Menurutnya, penghambat jalan itu dibuat untuk melindungi anak dan cucunya yang sering bermain di sekitar rumah dari pengendara yang kerap melaju kencang.
Mawardi merasa kecewa lantaran hanya polisi tidur di depan rumahnya yang dibongkar, sementara yang lain di lingkungan sekitar masih dibiarkan.
Baca Juga:
Ia menegaskan bahwa pemasangan polisi tidur tersebut sebelumnya telah disetujui oleh kepala lingkungan (kepling) dan lurah. Namun, pembongkaran dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Merasa tidak terima, Mawardi kemudian memasang kembali polisi tidur tersebut secara mandiri. Puncak perselisihan terjadi Senin (13/10/2025), ketika lurah bersama kepling kembali datang untuk membongkar polisi tidur itu. Adu mulut pun tak terhindarkan hingga berujung insiden saling dorong.
Menurut pengakuannya, Mawardi sempat merasa diperlakukan tidak sopan karena diduga dipiting lebih dulu oleh lurah di hadapan cucunya, hingga akhirnya ia mendorong balik sang lurah yang kemudian terjatuh ke dalam parit berisi air kotor.
Akibat kejadian tersebut, lurah dilaporkan mengalami cedera pada tulang ekor dan pergelangan tangan, dan saat ini masih menjalani perawatan medis. Mawardi mengaku tidak mengetahui sejauh mana cedera yang dialami korban, namun menyatakan penyesalan mendalam.
"Saya benar-benar menyesal. Saya mohon maaf kepada Pak Lurah dan seluruh pihak. Saya khilaf dan tidak ada niat untuk melukai. Mudah-mudahan masalah ini bisa diselesaikan dengan baik," katanya lirih.
Polisi kini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Mawardi. Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar menyelesaikan persoalan serupa melalui jalur musyawarah, bukan dengan tindakan kekerasan yang dapat berujung pidana.(DAM)
Sopir taksi online di Medan berinisial JST (21) mencuri 11 alat musik gereja yang totalnya mencapai Rp61 juta.
Kriminal 6 jam lalu
Sinergi Polsek Bosar Maligas Dan Jahtanras Polres Simalungun Berbuah Manis Pencuri Ternak Lembu Yang Beraksi Dua Kali Berhasil Diringkus.
Peristiwa 7 jam lalu
LIPPSU Pemberitaan Ketua KORMI Sumut Dipanggil Polda Hoaks!
Sumut 7 jam lalu
260 Siswa di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Orang Tua Minta Program Dihentikan Sementara.
Peristiwa 7 jam lalu
Puan Maharani Berjanji tak Ada Lagi Joget di DPR RI.
Inter-Nasional 8 jam lalu
Perkuat Sistem Merit, Pemkab Karo Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat.
Berita 9 jam lalu
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H Mustafa BS Rokan.
Sumut 9 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Jajaran Kecamatan Medan Baru bersama Koramil 05 Medan Baru dan Polsek Medan Baru membagikan Bendera Merah Putih kepad
Medan 10 jam lalu
BANPT Tetapkan UDA Tak Memenuhi Syarat Peringkat Akreditasi, Ini Pesan LLDikti Wilayah I ke Mahasiswa.
Medan 10 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SD Negeri 047164 Seberaya, Kabupaten Karo, menuai tanda tanya. Pasalnya, Dinas Pendi
Peristiwa 10 jam lalu