Harry Kane Penyelamat! Inggris Comeback Gasak RD Kongo, Tantang Meksiko di 16 Besar
Harry Kane Jadi Penyelamat! Inggris Comeback Kalahkan RD Kongo 21, Tantang Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026.
Sport 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -- Polrestabes Medan di bawah kepemimpinan Kapolrestabes, Komisaris Besar Polisi Jean Calvijn Simanjuntak, menunjukkan taringnya dengan mengungkap 61 kasus kejahatan dalam operasi senyap selama delapan hari. Sejak 9 hingga 17 Oktober 2025, sebanyak 87 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kejahatan jalanan, pencurian, narkotika, hingga kekerasan terhadap kelompok rentan.

Dalam konferensi pers perdananya, Kombes Jean Calvijn menyatakan bahwa pengungkapan ini merupakan jawaban atas keluhan masyarakat yang resah dengan maraknya tindak kriminalitas di Kota Medan. Ia menegaskan fokus utamanya adalah memberantas kejahatan yang dikenal dengan istilah lokal seperti begal, 'rayap besi', dan 'pompa'.
Baca Juga:
"Keluhan masyarakat Kota Medan yang terus-menerus itu berbicara tentang yang namanya begal, kemudian 'rayap besi' atau 'rayap kayu', dan 'pompa'. Inilah yang menjadi fokus kami dalam jangka pendek," ujar Jean Calvijn, Sabtu (18/10/ 2025)
Operasi yang melibatkan seluruh satuan di Polrestabes dan Polsek jajaran ini menargetkan tiga jenis kejahatan utama tersebut. Hasilnya, polisi berhasil mengungkap 4 kasus begal dengan 6 tersangka, dan 26 kasus pencurian yang diistilahkan 'rayap besi dan kayu' dengan 42 tersangka.
Baca Juga:
Istilah 'pompa', menurut Kapolrestabes, merujuk pada penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Dalam rangkaian operasi ini, turut disita barang bukti narkotika dalam jumlah signifikan.
"Banyak sekali barang bukti narkoba, khususnya sabu, yang para tersangka ini menggunakannya dengan kata diksi 'pompa'. Termasuk 8 kilogram sabu yang berhasil diungkap kemarin di Asahan," jelasnya.
Selain tiga fokus utama tersebut, Jean Calvijn menambahkan satu prioritas baru, yaitu penindakan tegas terhadap kasus kekerasan yang menyasar kelompok rentan.
"Saya tambah satu lagi, yaitu kekerasan terhadap kelompok rentan. Kelompok rentan yang dimaksud adalah anak-anak, perempuan, ibu hamil, manula, dan disabilitas," tegasnya.
Keberhasilan ini, kata Jean Calvijn, merupakan buah dari kerja keras, sinergi internal kepolisian, serta informasi dari masyarakat dan media. Ia berkomitmen untuk terus konsisten melakukan operasi serupa demi menciptakan rasa aman bagi warga Kota Medan.
Harry Kane Jadi Penyelamat! Inggris Comeback Kalahkan RD Kongo 21, Tantang Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026.
Sport 9 menit lalu
Rumah Dibobol Saat Rawat Anak di Rumah Sakit, Korban Pencurian di Medan Terima Bantuan Langsung dari Kapolrestabes.
Peristiwa 19 menit lalu
Polres Dairi menegaskan komitmennya bahwa &039Polri untuk Masyarakat&039 dalam rangkaian memeringati Hari Bhayangkara ke80.
Sumut 33 menit lalu
Erling Haaland Punya Badan KekarKuat, Ternyata Konsumsi 6.000 Kalori per Hari.
Sport satu jam lalu
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan menyambangi Pokmas perbaikan saluran air bersih di Jalan Kisaran kota itu.
Sumut 2 jam lalu
7 Pelatih Dipecat dan Mundur di Piala Dunia 2026, Ronald Koeman Tinggalkan Belanda usai Gagal Total.
Sport 2 jam lalu
Pemain Bayern Munich itu kini tengah mengejar untuk memecahkan rekor assist yang dibuat legenda Brasil, Pele di Piala Dunia.
Sport 2 jam lalu
Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabusabu.
Kriminal 2 jam lalu
Bunuh Istri Karena Ditolak Berhubungan Intim, Pria di Medan Divonis 10 Tahun Penjara.
Kriminal 2 jam lalu
Kontingen Sumatera Utara meraih 8 medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik yang berlangsung pada 2730 Juni 2026 di Jakarta.
Sport 3 jam lalu